PUNCAK JAYA — Kehangatan tampak mewarnai jalannya pengamanan di pedalaman Papua. Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 memilih cara humanis saat menyambangi Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Minggu (26/7/2026).
Alih-alih sekadar berjaga dengan pengawalan ketat, aparat keamanan turun langsung berjalan kaki menyusuri perkampungan. Di sepanjang rute, petugas menyapa ramah warga yang beraktivitas dan membuka ruang dialog untuk mendengar langsung dinamika kamtibmas di lingkungan mereka.
Suasana cair seketika tercipta ketika gerombolan anak-anak setempat menghampiri personel yang tengah membagikan makanan ringan. Sambil disaksikan para orang tua, interaksi akrab terjalin hangat, mencairkan ketegangan yang biasa melekat pada wilayah pengamanan operasional.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa patroli dialogis ini dirancang untuk memastikan kehadiran aparat benar-benar dirasakan sebagai pelindung sekaligus pendengar yang baik bagi keluh kesah masyarakat.
“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga mendengar secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat. Dialog seperti ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kami,” ujar Irjen Pol Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa strategi persuasif dan humanis akan terus menjadi napas utama dalam setiap penugasan personel di tanah Papua.
“Pendekatan dialogis dan humanis akan terus kami kedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran personel di tengah masyarakat… merupakan wujud pelayanan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis,” tegas Kombes Pol Adarma.
Pendekatan merangkul ini terbukti efektif dan mendapat sambutan positif dari warga lokal. Salah seorang warga Distrik Muara, Ibu Mowenda, mengaku senang dengan kehadiran rutin aparat keamanan yang terbuka untuk diajak berdiskusi.
“Kami mengucapkan terima kasih karena bapak-bapak sering datang menyapa warga. Kalau ada kesempatan berbincang seperti ini, kami juga bisa menyampaikan keadaan yang kami lihat di lingkungan sekitar,” ungkap Ibu Mowenda.
Berkat pola pengamanan yang mengutamakan kedekatan emosional ini, seluruh aktivitas warga di Distrik Muara terpantau berjalan normal tanpa hambatan, dengan situasi keamanan yang aman dan kondusif hingga patroli berakhir.(rls/mn)
![]()

