JEMBER – Kemarau panjang yang diakibatkan fenomena El Nino telah berdampak pada ketersediaan sumber air bersih pada beberapa wilayah di Kabupaten Jember. Kekeringan air tersebut dirasakan oleh warga dari beberapa perumahan yang berada di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates.

“Air sumur milik saya sudah tidak mengeluarkan air,” ujar Doni, Warga Perumahan Istana Tegal Besar (ITB), Rabu (14/10/2026).

Doni mengatakan jika kekeringan air pada sumurnya sudah dirasakan lebih dari dua minggu ini, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air dia harus mencari air dari tempat lain.

“Saya setiap hari ambil air dengan galon air mineral dari masjid kadang siang atau malam. Selain itu banyak warga dari perumahan sini juga mengalami hal sama kekeringan air di sumur miliknya,” ujarnya.

Hal senada juga dirasakan oleh imron warga Perumahan Green Garden, ia harus rela mengangkut air dari sumur milik warga lain yang cukup jauh dari perumahannya. Ia mengaku dalam sehari bisa membutuhkan air lebih dari lima belas galon untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Sekali angkut tiga galon mas. Biasanya dalam sehari bisa lima kali atau enam kali mengangkut air,” ujar Imron.

Ia menambahkan, jika biasanya dia mengambil air waktu sore menjelang malam dan waktu subuh. Selain itu, pengambilan air juga antri dengan warga lain yang juga mau mengambil air.

“Kalau pas magrib atau subuh jarang yang ambil air disini. Selain itu airnya juga lancar,” tambahnya.

Loading