KUTAI TIMUR – Dinas Ketahanan Pangan Kutai Timur (Kutim) terus melaksanakan kegiatan distribusi beras cadangan pangan hingga ke kecamatan. Paling terakhir, sudah tiga tahap Dinas Ketahanan Pangan mendistribusikan ribuan kilogram cadangan pangan.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Guppiansyah, didampingi Candra Dewi, pejabat fungsional Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan menegaskan bahwa kegiatan penanganan kerawanan pangan yang menjadi kewenangan kabupaten memang terus dijalankan oleh pihaknya. Program ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kabupaten kepada masyarakat dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan.

Total sebanyak 15.675 kilogram beras telah dibagikan oleh Dinas Ketahanan Pangan. Program cadangan pangan untuk “Kutim Sejahtera” ini, merupakan titik awal pemanfaatan cadangan pangan yang ada di kabupaten, sebagai wujud intervensi daerah mengantisipasi rawan pangan, inflasi dan bahkan stunting yang menjadi masalah bersama saat ini. Lebih rinci dijelaskan bahwa kegiatan distribusi beras dilakukan secara bertahap dan bergantian di tiga kecamatan.

“Untuk di Kecamatan Muara Bengkal, meliputi Desa Senambah, Mulupan dan Desa Batu Balai. Berikutnya di Kecamatan Muara Ancalong di tujuh desa. Yaitu Desa Gemar Baru, Muara Dun, Teluk Baru, Long Poq Baru, Long Tesak, Long Nah serta Desa Senyiur. Sedangkan di Kecamatan Muara Wahau meliputi Desa Benhes, Desa Djak Luay dan Desa Long Wehea,” ujar Guppiansyah

Untuk wilayah pedalaman, pada tanggal 9 – 11 Oktober 2023 di Kecamatan Muara Wahau, tanggal 13 – 15 Oktober 2023 di Kecamatan Muara Bengkal dan tanggal 14 – 16 Oktober di Muara Ancalong.

Melalui bantuan yang diberikan ini, nantinya dapat meringankan beban masyarakat. Mewujudkan pemenuhan cadangan pangan daerah dalam menghadapi keadaan darurat dan lainnya.(Adv/Kominfo/Fj)

Loading