SAMARINDA — Langkah nyata merawat kesehatan masyarakat kembali digelorakan dari jantung Kota Tepian. Di tengah dinamika kehidupan modern yang kian padat, kesadaran menjaga kesehatan diri, khususnya bagi kaum perempuan, menjadi kunci utama dalam membangun keluarga yang kuat dan produktif.
Wujud kepedulian tersebut tampak jelas dalam kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Edukasi Deteksi Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dihelat di Sekretariat Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalimantan Timur, Jalan M. Yamin, Samarinda, Sabtu (25/7/2026).
Acara ini sukses terselenggara berkat sinergi apik lintas sektor antara BKOW Provinsi Kalimantan Timur bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Samarinda, Puskesmas Juanda, serta Puskesmas Bengkuring. Mengusung misi kemanusiaan dan pencegahan dini, kegiatan ini menjadi magnet antusiasme bagi kaum hawa di Benua Etam.
Tercatat, perwakilan dari 43 organisasi wanita di bawah naungan BKOW Kaltim tumpah ruah memadati lokasi acara. Dengan jumlah peserta mencapai 120 orang, ruang pertemuan tersulut oleh energi positif dan semangat kepedulian yang tinggi terhadap pentingnya investasi kesehatan jangka panjang.
Edukasi Jantung Sehat dan Deteksi Dini PTM
Puncak acara diisi dengan seminar edukatif yang menghadirkan narasumber berkompeten, dr. Syifa Mahmud Syukran Akbar, Sp.JP FIHA, AIPO-K. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini membedah secara mendalam pentingnya menjaga pola hidup sehat, mengenali faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus, serta langkah taktis deteksi dini guna menghindari komplikasi mematikan yang kerap datang tanpa aba-aba.
Suasana diskusi kian hidup berkat kepiawaian Dr. Hj. Diah Riyani, S.Pd., M.Pd. yang memandu acara sebagai moderator. Komunikasi interaktif yang cair membuat materi medis berat tersampaikan dengan renyah dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Tak berhenti di situ, sesi tanya jawab yang dinamis kian semarak dengan adanya ice breaking dan pembagian doorprize, mencairkan suasana sekaligus memompa semangat para srikandi Kaltim untuk terus aktif menyerap ilmu kesehatan.

Layanan Medis Langsung dan Kolaborasi Lintas Organisasi
Usai mendapat pencerahan lewat seminar, para peserta langsung memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis.
Tim medis gabungan dari IDI Cabang Samarinda, Puskesmas Juanda, dan Puskesmas Bengkuring sigap melayani pemeriksaan tekanan darah serta cek kadar gula darah bagi para hadirin.

Melalui pemeriksaan ini, peserta tidak hanya sekadar mengetahui kondisi fisik terkini secara dini, tetapi juga mendapat panduan medis mengenai langkah tindak lanjut jika ditemukan indikasi risiko kesehatan.
Keberhasilan hajat besar ini tentu tak lepas dari kerja keras jajaran panitia. Di bawah komando Ketua Panitia Bidang Sosial, Kesehatan Keluarga, dan Pembinaan Mental sekaligus Ketua II BKOW Kaltim, dr. Hj. Padilah Rante Runa, M.Si, MARS, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh kehangatan kekeluargaan.
Kolaborasi paripurna antara organisasi perempuan, asosiasi profesi kedokteran, dan fasilitas layanan kesehatan ini menjadi bukti otentik bahwa pembangunan kesehatan di Kalimantan Timur adalah tanggung jawab bersama. BKOW Kaltim berharap gerakan mulia ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, demi merajut masa depan masyarakat Kaltim yang lebih sehat, tangguh, dan sadar pencegahan sejak dini.(mn)
![]()

