KUTAI TIMUR – Kepala Teknik Tambang PT Indexim Coalindo, Hendrato Agung Gunawan, menegaskan pentingnya respons kolektif terhadap krisis lingkungan global dalam upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, yang diselenggarakan di area reklamasi tambang perusahaan, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (5/6/2026).
“Dunia saat ini menghadapi Triple Planetary Crisis, perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi yang saling berkaitan dan mengancam keberlangsungan kehidupan di bumi. Kita harus memperkuat aksi iklim berbasis alam, memperluas partisipasi publik secara inklusif, serta menghadirkan inovasi teknologi hijau guna memitigasi dampak buruk perubahan iklim yang kian nyata,” ujar Hendrato.
Pernyataan itu selaras dengan tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, “Inspired by Nature: For Climate, For Our Future” (Terinspirasi oleh Alam: Untuk Iklim, Untuk Masa Depan Kita), sekaligus tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” yang ditetapkan melalui Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 9 Tahun 2026.
Upacara dilanjutkan dengan aksi tanam pohon bersama yang diikuti lebih dari 250 peserta, terdiri atas jajaran manajemen, karyawan, serta perwakilan mitra kerja perusahaan.
Hendrato juga mengajak seluruh karyawan dan mitra kerja untuk mengambil langkah nyata dalam aksi iklim mulai dari pengurangan emisi karbon, pengelolaan sampah, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga penguatan ketangguhan menghadapi bencana. Ia menekankan bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, PT Indexim Coalindo menyelenggarakan sejumlah kegiatan sepanjang Juni 2026, meliputi edukasi dan uji emisi kendaraan gratis bagi masyarakat, talk show tentang perubahan iklim, aksi bersih lingkungan, serta lomba olahraga. Kegiatan-kegiatan ini dirancang sebagai bentuk promosi, edukasi, dan aksi nyata perusahaan dalam merespons isu lingkungan global.(*)
![]()

