BONDOWOSO – Jembatan Sentong yang menghubungkan Kabupaten Bondowoso dan Jember resmi kembali dibuka untuk seluruh jenis kendaraan pada Jumat (6/11/2026) mulai pukul 13.00 WIB kemarin. Pengendara, termasuk kendaraan berat seperti truk, kini sudah dapat melintasi jembatan tersebut tanpa harus memutar lebih jauh.
Dibukanya kembali Jembatan Sentong menjadi kabar yang dinantikan masyarakat, terutama pengguna jalan yang selama proses perbaikan harus menyesuaikan perjalanan melalui jalur alternatif.
“Sudah hampir setahun kita setiap hari lewat jalur alternatif,” terang Ridho warga Jember yang setiap hari ke Bondowoso untuk bekerja, Sabtu (7/11/2026).
Ia mengatakan, jika menggunakan jalur sementara yang disiapkan oleh pemerintah bondowoso selama pembangunan Jembatan Sentong tersebut memiliki jarak yang lebih jauh. Selain jalurnya yang memutar juga jalannya banyak yang rusak berlubang.
“Keduanya sama-sama jauh dan rusak jalannya. Baik yang lewat kembang maupun yang lewat jalur koncer,” terangnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Tutut Putro Tri Wicaksono mengatakan, pengoperasian sementara dilakukan bersamaan dengan penyelesaian sejumlah pekerjaan minor di sekitar jembatan.
Meski pekerjaan utama rehabilitasi telah rampung, masih ada beberapa material yang harus dibersihkan. Karena itu, aktivitas pembersihan tetap dilakukan dengan memasang pengamanan agar tidak mengganggu pengguna jalan.
“Kami mengimbau pengendara mengurangi kecepatan, berhati-hati, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” katanya.
![]()

