KUTAI TIMUR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) berupaya menghidupkan pasar yang sepi pengunjung dengan menghadirkan kantor Samsat di area pasar. Gagasan itu dimaksudkan agar warga bisa mengurus pajak kendaraan sambil berbelanja.
Kepala Disperindag Kutim, Ade Ahmad Yukafilah, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi untuk membuka kios bagi Samsat. Dengan begitu, warga yang mengurus kendaraan dapat sekaligus berbelanja.
“Itu saya lagi mencoba biar ramai. Supaya orang sambil mengurus kendaraannya bisa sambil belanja, daripada hanya antre di situ,” ujarnya.
Menurut Ade, pada tahun ini terdapat rehabilitasi satu ruangan untuk kantor Samsat dalam perubahan anggaran. Rencananya, melalui kerja sama dengan Bapenda provinsi, dilakukan skema pinjam pakai salah satu kios yang ada.
Ade menyebut, berdasarkan informasi petugas Samsat, aktivitas pengurusan pajak kendaraan bernilai lumayan dan dinilai dapat memancing kunjungan ke pasar. Upaya tersebut merupakan satu dari sejumlah langkah Disperindag menghadapi pasar yang tidak berfungsi.
Ade berharap kehadiran layanan publik di area pasar dapat menjadi pemancing keramaian, sehingga aktivitas jual beli kembali bergairah. Strategi ini melengkapi rencana pembentukan UPT Pasar dan pemenuhan sarana prasarana pasar yang telah disampaikan kepada Bupati.
Ade menyatakan proses tersebut sedang ia jalankan secara bertahap, dengan melibatkan instansi terkait agar pasar yang sepi dapat kembali dikunjungi masyarakat. Ia menyebut langkah itu sudah mulai ia lakukan tahun ini.
Selain itu, ia juga menginformasikan bahwa untuk meningkatkan sarana dan prasarana untuk pasar induk akan diupayakan ada cold storage atau ruang pendingin supaya daging, ikan, ataupun bahan lainnya yang dijual oleh para pedagang tidak cepat busuk.
“Pembentukan UPT Pasar dan pemenuhan sapras, termasuk ruang pendingin, menjadi langkah yang disiapkan Disperindag untuk meningkatkan animo masyarakat untuk berbelanja di pasar,” katanya. (Adv-kominfo/Q)
![]()

