KUTAI TIMUR — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur berharap sistem penganggaran pada 2027 dapat berjalan lebih normal sehingga berbagai program pendidikan bisa dilaksanakan lebih awal.
Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengatakan proses pergeseran anggaran menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan sejumlah program pendidikan. Menurutnya, secara ideal perencanaan anggaran dilakukan sejak awal tahun sehingga kebutuhan sekolah dan siswa dapat dipersiapkan sebelum tahun ajaran dimulai.
“Seandainya anggaran itu secara normal, misalnya dari Januari sampai Februari sudah kita proses,” kata Mulyono.
Menurutnya, kondisi tersebut akan membuat pemerintah daerah memiliki waktu lebih panjang untuk menyiapkan kebutuhan siswa. Namun, ketika proses anggaran mengalami pergeseran dan pelaksanaan menjadi terlambat, sejumlah program ikut terdampak.
Mulyono mencontohkan kebutuhan seragam siswa baru yang seharusnya diterima ketika siswa mulai masuk sekolah. Tahun ini, distribusi seragam tersebut ditargetkan baru mulai dilakukan pada akhir September.
Ia menyebut Disdikbud telah melakukan rapat dengan staf untuk memastikan proses distribusi dapat segera berjalan. Selain seragam, dukungan bagi siswa baru juga tetap mencakup tas dan sepatu.
Mulyono menjelaskan program bantuan tersebut tetap berjalan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia. Ia berharap kondisi penganggaran dapat diperbaiki mulai 2027. Jika proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih awal, menurutnya, berbagai program pendidikan juga dapat dimulai lebih cepat.
“Harapan kita sebetulnya mudah-mudahan mulai tahun 2027 nanti sistem anggaran kita ini sudah bagus,” ujarnya.
Mulyono menilai ketepatan waktu pelaksanaan anggaran penting karena program pendidikan berkaitan langsung dengan kebutuhan siswa. Dengan proses anggaran yang lebih terencana, pemerintah dapat menyiapkan kebutuhan sekolah sejak awal dan mengurangi kemungkinan keterlambatan distribusi.
“Harapan ini juga menjadi bagian dari upaya Disdikbud memperbaiki pelaksanaan program pendidikan agar lebih sesuai dengan waktu kebutuhan siswa,” ucapnya. (Adv-kominfo/Ad)
![]()

