MUARA BADAK – Insiden kecelakaan lalu lintas berdarah kembali terjadi di Jalan Poros Samarinda–Muara Badak, Minggu (12/4/2026) sore. Kecelakaan yang melibatkan dua unit sepeda motor (R2) ini mengakibatkan tiga orang remaja meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WITA di kawasan Batu-Batu, Desa Muara Badak Ulu, atau sekitar 6,5 kilometer dari SMAN 1 Muara Badak ke arah Samarinda.

Relawan Ambulans Badak Baru, Miko, mengonfirmasi bahwa dari total empat korban yang terlibat kecelakaan, tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia (MD) di tempat.

“Dua korban meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka karena merupakan warga setempat (Batu-Batu) Muara Badak. Sementara satu korban meninggal lainnya adalah mahasiswa asal Kabupaten Berau,” ujar Miko saat ditemui di IGD RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Minggu malam.

Jenazah mahasiswa asal Berau tersebut dievakuasi menggunakan mobil jenazah Desa Badak Baru menuju ruang jenazah RSUD AWS untuk penanganan lebih lanjut.

Selain tiga korban jiwa, satu orang lainnya yang berstatus mahasiswa asal Muara Wahau dilaporkan dalam kondisi kritis. Korban segera dilarikan ke RSUD AWS Samarinda menggunakan Ambulans Muara Badak Baru untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Satu korban kritis masih ditangani secara intensif oleh tim medis di IGD RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Kami sudah berhasil menghubungi pihak keluarganya di Muara Wahau,” tambah Miko.

Pihak keluarga korban asal Muara Wahau dikabarkan tengah dalam perjalanan menuju Samarinda untuk mendampingi korban.

Jalur tersebut memang dikenal memiliki titik-titik rawan yang memerlukan kewaspadaan tinggi bagi para pengendara, terutama saat melintas di sore hari.

“Kami menghimbau agar pengguna jalan lebih waspada, selalu berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas, mengingat tingginya angka kecelakaan di jalur poros Muara Badak ini,” pungkas Miko.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan maut yang melibatkan sesama kendaraan roda dua tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(mn)

Loading