SAMARINDA – Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) Wilayah Kalimantan Timur bersiap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna mengisi kekosongan kepengurusan definitif yang telah habis masa baktinya sejak sembilan bulan lalu.

Kepastian ini didapat setelah 13 utusan Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP-PTSI) se-Kalimantan Timur menggelar rapat persiapan melalui Zoom Meeting, Kamis (7/5/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Agus Setia Gunawan dengan moderator dr. Krisdinata, AIFO.K.

Agus Setia Gunawan menekankan bahwa pembentukan kepengurusan baru di tingkat wilayah bersifat mendesak. Hal ini berkaitan erat dengan agenda nasional yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Kita perlu segera melaksanakan Musyawarah Wilayah untuk menyusun kepengurusan baru sebelum dilaksanakannya Musyawarah Nasional (Munas) ABP-PTSI pada bulan Juli 2026 mendatang,” ujar Agus Setia.

Inisiator pertemuan, dr. Krisdinata dari YPPM, mengungkapkan bahwa rapat yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut menghasilkan empat item kesepakatan penting. Poin utama adalah komitmen seluruh peserta untuk mempercepat pelaksanaan Muswil.

“Dalam rapat disepakati seluruh peserta berkomitmen melaksanakan Musyawarah Wilayah sesegera mungkin. Kami hanya memiliki waktu kurang dari dua bulan untuk persiapannya,” papar dr. Krisdinata.

Hasil rapat tersebut juga menunjuk Agus Setia Gunawan bersama dr. Krisdinata sebagai Steering Committee (SC). Sementara itu, Organizing Committee (OC) diminta segera menyusun struktur kepanitiaan serta melakukan inventarisasi data Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi di seluruh Kaltim.

Agus Setia Gunawan, ditunjuk sebagai SC persiapan Muswil ABP-PTSI Kaltim.

 

dr. Krisdinata, yang diberikan amanah untuk penyiapan OC pelaksanaan Muswil ABP-PTSI Kaltim.

 

Pertemuan daring ini diikuti oleh perwakilan strategis dari berbagai perguruan tinggi swasta di Kaltim, di antaranya:

Untag Samarinda: Isriansyah dan Dedy Rukhyat.

Politeknik Kubar: Simon dan Beli Away.

Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM): H. Muksin.

Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT): Ahmad Sofyan.

Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta): Agus Setia Gunawan.

IKIP PGRI Kaltim: Akhmadianoor.

YPPM: dr. Krisdinata dan Yudani.

BP-PTS Lainnya: Mardatillah (Madani), Joy Nashar (STIMIK Borneo), M. Adenuddin (Poltek Alkon), serta Munanto (YAPIK Balikpapan).

Agus Setia yang juga berasal dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong, berharap seluruh perguruan tinggi swasta di Bumi Etam bersikap kooperatif dalam memberikan data keanggotaan.

“Data ini sangat penting untuk mempermudah inventarisasi menjelang pelaksanaan musyawarah, jangan sampai ada Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi terlewatkan. Kita berpacu dengan waktu agar suara Kaltim bisa terwakili secara resmi dalam Munas nanti,” pungkasnya.(mn)

Loading