KUTAI TIMUR – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim), Basuki Isnawan, berharap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kutim tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia ingin perayaan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Harapan itu disampaikan Basuki saat ditanya soal target Dispora ke depan agar rangkaian HUT Kutim memiliki makna lebih dari sekadar acara tahunan.
“Harapan kita ini betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama dari sisi ekonomi dan lain sebagainya. Masyarakat bisa merasakan ini merupakan hari ulang tahun semuanya,” kata Basuki.
Basuki menambahkan, ia ingin seluruh lapisan masyarakat ikut berbahagia pada momentum ulang tahun daerah tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan itu diharapkan menjadi modal untuk bangkit bersama.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Dispora menggelar sejumlah kegiatan yang dikolaborasikan dengan agenda Erau yang tengah berjalan, di antaranya olahraga tradisional dan panjat tebing. Kegiatan-kegiatan itu, kata Basuki, tidak hanya menghadirkan hiburan tetapi juga memberi dampak lain bagi masyarakat.
Dampak yang dimaksud meliputi pengenalan kembali budaya kepada generasi muda serta bergeraknya perekonomian, termasuk sektor perhotelan dan penginapan yang disebutnya turut merasakan manfaat.
Dengan pendekatan tersebut, Dispora berupaya menjadikan HUT Kutim sebagai momentum yang melibatkan masyarakat secara langsung, bukan hanya menjadi tontonan dalam acara-acara resmi.
Basuki menyebut peringatan ulang tahun daerah semestinya menjadi milik semua warga Kutim. Karena itu, keterlibatan masyarakat dan manfaat yang dapat dirasakan menjadi ukuran yang ia harapkan dari setiap kegiatan.
Dalam kesempatan yang sama, Basuki menegaskan bahwa pembangunan olahraga bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Peran perusahaan dan pemangku kepentingan lain turut dibutuhkan agar hasilnya dirasakan nyata.
“Dispora Kutim menargetkan kegiatan tetap menyentuh kepentingan warga. Kami berharap momentum ulang tahun ini mampu menumbuhkan optimisme masyarakat bahwa Kutim dapat terus maju bersama, dengan olahraga dan kepemudaan sebagai salah satu penggeraknya. Bagi Dispora, ukuran keberhasilan peringatan ini terletak pada seberapa luas manfaatnya dirasakan warga,” paparnya. (Adv-kominfo/Q)
![]()

