SAMARINDA — Sebanyak 49 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim dilantik Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud berlangsung di Ruang Serba Guna Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin (28/9/2026).
Pelantikan tersebut mencakup 6 pejabat pimpinan tinggi pratama hasil manajemen talenta serta 43 pejabat administrator dan pengawas. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi pemerintahan sekaligus mengisi sejumlah kursi posisi yang sebelumnya dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).
Gubernur Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pengisian jabatan dan pelantikan ini diproses secara obyektif melalui mekanisme sistem merit dan manajemen talenta. Setiap ASN terpilih diposisikan berdasarkan pertimbangan kompetensi, kinerja, potensi, integritas, serta kebutuhan organisasi Pemprov Kaltim.

“Kita memiliki tujuan adanya kebutuhan organisasi yang harus dipenuhi, sekaligus memberikan kesempatan kepada para pejabat untuk mendapatkan pengalaman, wawasan, dan peningkatan kompetensi,” ujar Rudy.
Dalam arahannya, Rudy menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukanlah sebuah hadiah atau sarana mencari kenyamanan, melainkan sebuah amanah dan ujian integritas. Oleh karena itu, seluruh pejabat diminta untuk langsung bekerja cepat, tepat, dan penuh rasa tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Selain tanggung jawab, jabatan juga adalah ujian integritas yang semuanya harus bekerja dalam melayani masyarakat dan menjalankan kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.
Rudy juga mengingatkan pentingnya membangun koordinasi lintas perangkat daerah serta mengikis ego sektoral demi memperkuat kolaborasi di tubuh pemerintahan. Ia menuntut para pejabat untuk aktif dan tidak menunda penanganan masalah di lapangan, serta memastikan program-program strategis seperti program Gratispol dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Adapun 6 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 800.1.3.3/3588/BKD/III meliputi:
Andi Muhammad Ishak — Jabatan lama: Kepala Dinas Sosial Kaltim; Jabatan baru: Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.
dr. Jaya Mualimin — Jabatan lama: Kepala Dinas Kesehatan Kaltim; Jabatan baru: Kepala Dinas Sosial Kaltim.
Dasmiah — Jabatan lama: Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat; Jabatan baru: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim.
dr. Ariesanty Irawaty Marhabang — Jabatan baru: Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Rosjidah Rahmawati — Jabatan baru: Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
dr. Nurliana Adriati Noor — Jabatan baru: Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kaltim, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, para staf ahli gubernur, asisten, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Setdaprov Kaltim. Pemprov Kaltim menargetkan evaluasi kinerja para pejabat akan dilakukan secara berkala berbasis capaian program dan kualitas pelayanan publik.(*/mn)
![]()

