SAMARINDA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan. Tidak hanya melalui pelayanan darah dan kebencanaan, pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini, PMI Samarinda konsisten menggelar ibadah kurban rutin yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.
Penyembelihan dua ekor sapi kurban tersebut dilaksanakan di Markas Komando PMI Kota Samarinda yang terletak di kawasan Polder Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (28/5/2026).
Aksi sosial ini digerakkan secara bergotong royong dengan melibatkan seluruh elemen organisasi, mulai dari jajaran pengurus, staf, hingga para relawan PMI Samarinda.
Menjaga Tradisi Berbagi secara Rutin
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Samarinda, dr. Helda Fitriany, mengungkapkan bahwa ibadah kurban ini telah berhasil dijaga menjadi agenda tahunan organisasi. Konsistensi ini merupakan wujud syukur sekaligus komitmen kesejahteraan bagi keluarga besar PMI sendiri dan warga sekitar markas.
“Selama masih diberikan rezeki, kami ingin terus berbagi. Walaupun tidak banyak, PMI Samarinda secara rutin berkurban dua ekor sapi setiap tahun. Daging kurban dibagikan kepada karyawan, pengurus, relawan, serta masyarakat yang berada di sekitar lingkungan PMI,” jelas dr. Helda, Kamis (28/5/2026).
Menurut dr. Helda, esensi kurban di lingkungan PMI tidak sekadar menjalankan ibadah ritual keagamaan, melainkan menjadi wadah krusial untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan (solidaritas) internal pasca-padatnya aktivitas pelayanan kemanusiaan sehari-hari.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kota Samarinda, Decky Zulkifli, menegaskan bahwa nilai-nilai dalam ibadah kurban, seperti keikhlasan dan kerelaan berkorban, sangat selaras dengan prinsip dasar gerakan kemanusiaan yang diemban oleh seluruh relawan PMI.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan memberikan manfaat bagi pegawai PMI maupun masyarakat di sekitar lingkungan PMI Samarinda,” kata Decky.
Ia berharap, melalui momentum Iduladha ini, aspek kepedulian sosial staf dan relawan semakin terasah tajam, sehingga berdampak positif pada kualitas pelayanan masyarakat di Kota Tepian.
Guna memastikan kualitasnya, seluruh proses operasional kurban—mulai dari penyembelihan, pemotongan, hingga pendistribusian kantong daging—dilakukan mandiri oleh keluarga besar PMI Samarinda dengan pengawasan ketat terhadap prinsip syariat Islam serta standar kebersihan lingkungan (higienitas) di area Polder Air Hitam.(esf/mn)
![]()

