SAMARINDA – Yayasan Silaturahmi Informasi Taruna Kalimantan Timur (YSITKT) kembali menebar kebaikan di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Pos Ronda RT 06 Kelurahan Sidodadi, kecamatan Samarinda ulu, Jalan Juanda 4 – Wiraguna Batu Lumpang, dimulai sejak pukul 10.00 WITA dan berjalan dengan lancar.
Ketua YSITKT, Muhammad Rizaldy, mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihaknya mendapatkan amanah langsung dari Wali Kota Samarinda, H. Andi Harun, untuk menyembelih satu ekor sapi.
“Alhamdulillah, Pak Wali Kota memberikan amanah kepada YSITKT untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban,” ujar Rizaldy di sela-sela kegiatan.

Menurut Rizaldy, momentum Iduladha ini bukan sekadar ibadah ritual, melainkan juga upaya nyata dari YSITKT untuk saling berbagi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan solidaritas sosial di tengah-masyarakat.
Didampingi Wakil Ketua YSITKT, Setia, Rizaldy juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara. Secara khusus, ia berterima kasih kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun serta Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparuddin atas bantuan yang diberikan hingga ibadah kurban ini dapat terwujud.
Distribusi Tepat Sasaran
Untuk memastikan manfaat kurban dirasakan oleh mereka yang berhak, proses distribusi daging dilakukan secara cermat dan tepat sasaran. Berdasarkan data panitia, satu ekor sapi tersebut menghasilkan total 98 kilogram daging bersih.
“Daging tersebut dibagi menjadi 140 paket untuk 140 penerima. Setiap bungkus berisi 0,7 kilogram daging yang kemudian ditambah dengan tulangan,” jelas Setia, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana Penyembelihan.
Setia merincikan, paket daging kurban tersebut disalurkan kepada 140 penerima yang terdiri dari warga di lingkungan RT 06 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu (lokasi sekitar pelaksanaan), serta para janda dan warga kurang mampu dengan total 75 bungkus. Sisanya didistribusikan untuk pengurus YSITKT dan panitia yang bertugas.

Lokasi yang Berpindah Setiap Tahun
Sistem penentuan lokasi penyembelihan YSITKT terbilang unik karena selalu berpindah setiap tahunnya demi pemerataan bantuan. Panitia terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk memetakan wilayah yang paling membutuhkan.
“Kita lakukan survei dulu, daerah mana yang banyak warga kurang mampunya. Jika di daerah tersebut ada anggota pengurus YSITKT, maka di situ kita laksanakan penyembelihan kurban agar tepat sasaran,” pungkas Setia.
Mengingat keterbatasan kuota tahun ini, Setia berharap ke depannya YSITKT bisa menyalurkan lebih banyak hewan kurban agar jangkauan manfaatnya bisa lebih luas.
“Iduladha tahun ini kita hanya dapat jatah satu sapi, jadi dilaksanakan di satu tempat. Semoga tahun depan bisa mendapat amanah lebih dari satu sapi, sehingga kegiatan berbagi ini bisa menjangkau wilayah yang lebih luas,” harapnya.(mn)
![]()

