JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan layanan Wikipedia akan segera dapat diakses secara normal di Indonesia. Hal ini menyusul langkah Wikimedia Foundation yang resmi menyelesaikan proses pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa pihak pemerintah sangat mengapresiasi komitmen kepatuhan yang ditunjukkan oleh organisasi global tersebut terhadap regulasi di Indonesia.

“Wikimedia Foundation sudah menyelesaikan pendaftaran, dan saat ini kami sedang memproses normalisasi akses Wikipedia. Kami mengapresiasi langkah mereka dalam memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Alexander di Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Kepastian Tata Kelola Digital

Alexander menjelaskan bahwa pendaftaran PSE merupakan kewajiban administratif yang bertujuan menciptakan tata kelola sistem elektronik yang tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan pendaftaran ini, koordinasi antara pemerintah dan penyelenggara layanan menjadi lebih jelas, terutama terkait tanggung jawab atas fitur yang dioperasikan di tanah air.

“Setiap PSE memiliki tanggung jawab atas layanannya. Melalui pendaftaran ini, terdapat kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab serta mekanisme koordinasi dalam pelaksanaan peraturan perundang-undangan,” imbuhnya.

Klarifikasi Status Wikimedia Indonesia

Dalam pertemuan dengan Kemkomdigi, Wikimedia Foundation memberikan klarifikasi mengenai strukturnya. Sebagai organisasi global, Wikimedia didukung oleh berbagai komunitas sukarelawan di berbagai negara, termasuk Wikimedia Indonesia.

Namun, ditegaskan bahwa Wikimedia Indonesia merupakan entitas yang terpisah dan tidak merepresentasikan Wikimedia Foundation secara hukum. Oleh karena itu, pernyataan atau pandangan yang disampaikan oleh Wikimedia Indonesia di media sosial bukan merupakan posisi resmi dari Wikimedia Foundation selaku subjek kewajiban pendaftaran PSE.

Perlindungan Ruang Digital

Kemkomdigi berkomitmen untuk terus mendampingi para PSE dalam memenuhi kewajiban regulasi. Langkah ini diambil guna mewujudkan ruang digital Indonesia yang adil dan melindungi kepentingan masyarakat, tanpa mengesampingkan prinsip pelindungan data pribadi serta hak asasi manusia.

Dengan selesainya proses pendaftaran ini, masyarakat diharapkan dapat kembali memanfaatkan platform ensiklopedia daring tersebut untuk kebutuhan edukasi dan informasi dalam waktu dekat.(rls/mn)

Loading