JAKARTA – Dunia pers Indonesia berduka. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (18/4/2026) tengah malam sekitar pukul 00.05. Tokoh yang dikenal gigih memajukan profesionalisme wartawan ini wafat akibat serangan jantung.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Zulmansyah dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.05 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta, setelah sempat mendapatkan penanganan medis darurat.
“Benar, beliau meninggal dunia tadi malam sekitar jam 12an di RS Budi Kemuliaan akibat serangan jantung,” ujar Akhmad Munir dengan nada duka, Sabtu (18/4/2026).
Kepergian Zulmansyah yang merupakan wartawan senior Jawa Pos group di Riau ini terasa begitu mendadak. Akhmad Munir menceritakan bahwa dirinya masih beraktivitas bersama almarhum hingga Jumat malam. Sekitar pukul 16.00 WIB, keduanya berangkat dari kantor PWI Pusat menuju LSPR Institute of Communication and Business di Jakarta Pusat untuk menghadiri deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI).
Usai acara, mereka kembali ke kantor PWI Pusat di Kebon Sirih dan baru berpisah pada pukul 20.00 WIB.


“Setelah dari kantor, saya pulang, sementara beliau pamit ingin minum teh di kawasan Jalan Sabang. Di sanalah beliau terkena serangan jantung, sekitar jam 9 malam,” kenang Munir.
Zulmansyah segera dilarikan ke RS Budi Kemuliaan untuk mendapatkan pertolongan. Namun, takdir berkata lain. Tepat lima menit selepas tengah malam, sang Sekjen dinyatakan meninggal dunia.
Lantaran kendala teknis penanganan jenazah di RS Budi Kemuliaan, jenazah almarhum sempat dibawa ke sebuah rumah sakit di Tangerang untuk proses pemulasaraan—dimandikan dan dikafani.
Rencananya, jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Pekanbaru, Riau, pagi ini melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Akhmad Munir pun menyatakan akan mengawal langsung kepulangan sahabat sekaligus rekan kerjanya tersebut.
“Saya akan antarkan beliau. Saya terbang lebih dulu sekitar jam 9, sementara jenazah dijadwalkan terbang sekitar jam 10.30 WIB menuju Pekanbaru,” tambah Munir.
Kehilangan Besar bagi Dunia Pers
Wafatnya Zulmansyah Sekedang meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga besar PWI dan industri media di Indonesia. Selama kiprahnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam pengembangan organisasi dan konsisten mendorong peningkatan kualitas wartawan di tanah air.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu… Selamat jalan, Bang Zulmansyah. Dedikasimu bagi dunia jurnalistik akan selalu dikenang.(mn)
![]()

