KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutai Timur dari Partai NasDem, Eddy Palinggi, mengungkapkan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) akan segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengatasi permasalahan transportasi di Sangatta Utara. Hal ini berdasarkan hasil rapat koordinasi yang telah dilaksanakan sebagai respon atas laka lantas yang melibatkan mobil angkutan penumpang milik perusahaan pertambangan di Kecamatan Sangatta Utara.
“Dishub akan mengambil langkah-langkah konkrit terkait rekomendasi rapat kemarin,” kata Eddy Palinggi saat diwawancarai.
Menurut Eddy, dalam rapat dengar pendapat umum yang dilaksanakan di Ruang Hearing Kantor DPRD Kutim tersebut selain dorongan agar Dishub mengambil sikap, Camat Sangatta Utara, Hasdiah, juga telah meminta agar bus angkutan tidak lagi memasuki area perkotaan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota.
Selain itu dalam rapat yang digelar bersamaan adanya aksi unjuk rasa tersebut, dalam hasil rapat juga diketahui bahwa Dishub akan mengkaji ulang dimensi bus angkutan karyawan yang memasuki kota. Tujuannya untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi infrastruktur jalan yang ada.
Lebih lanjut, penataan dan pembuatan tempat parkir kendaraan di area Road 9 untuk mengatur sistem parkir secara lebih tertib dan terorganisir juga dicetuskan dalam rapat tersebut. Penertiban kendaraan besar juga akan dilakukan agar tidak melintas dalam kota pada jam-jam sibuk sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“KPC beserta kontraktornya diminta untuk mengatur ulang sistem penjemputan karyawan pada jam-jam tertentu guna menghindari jam sibuk dan mengurangi kemacetan,” ungkapnya.
Sebagai anggota DPRD, Eddy menyatakan bahwa dewan akan mendorong percepatan penyelesaian pembangunan ring road agar dapat berfungsi sebagai jalan alternatif yang mengurangi beban lalu lintas jalan utama.
“DPRD mendorong agar pembangunan ring road segera diselesaikan agar bisa berfungsi sebagai jalan alternatif,” tegas politisi NasDem ini.
Eddy Palinggi menegaskan bahwa dalam RDPU tersebut, Dishub akan berkoordinasi secara berkala dengan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan implementasi langkah-langkah konkrit yang tepat dan menguntungkan semua pihak.
Langkah-langkah komprehensif ini diharapkan dapat memberikan solusi efektif bagi permasalahan kemacetan dan transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat Sangatta Utara.
“Secara berkala, Dishub akan berkoordinasi dengan stakeholder untuk memastikan langkah konkrit dan tepat bagi semua pihak,” pungkas anggota DPRD Kutai Timur ini. (Q)
![]()

