MEDAN – Spanyol resmi menyandang gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam laga final yang sengit di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Euforia kemenangan La Furia Roja ini pun disambut meriah oleh ribuan masyarakat Indonesia yang menggelar nonton bareng (nobar) di berbagai kota.

Salah satu titik pusat perayaan berlangsung di Garuda Spark Pos Bloc, Medan, yang dihadiri langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Selain di Medan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara serentak memfasilitasi kegiatan serupa di Bali, Solo, dan Serang.

Akses Hiburan Rakyat
Penyelenggaraan nobar ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses hiburan kelas dunia secara gratis melalui siaran TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.

“Ini adalah komitmen Presiden Prabowo agar masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, dapat menikmati tayangan hiburan kelas dunia secara gratis melalui TVRI. Setelah 24 tahun, Piala Dunia kembali hadir di layar TVRI dan dapat dinikmati seluruh masyarakat,” ujar Meutya di sela-sela kegiatan nobar di Medan, Minggu (19/7/2026).

Sepak Bola sebagai Ruang Sosial
Meutya menilai, tingginya antusiasme masyarakat dalam menyaksikan final Piala Dunia membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi perekat interaksi sosial yang sehat di era digital. Menurutnya, sepak bola melampaui batas kompetisi di lapangan hijau.

“Final Piala Dunia bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Momen ini mempertemukan masyarakat dalam ruang publik yang sehat, penuh kegembiraan, dan memperkuat kebersamaan,” tambahnya.

Inspirasi Talenta Digital

Lebih jauh, Menkomdigi yang juga berinteraksi dengan komunitas digital di Medan, mengambil pelajaran dari dunia sepak bola dalam upaya membangun ekosistem digital nasional. Semangat pembinaan dan regenerasi yang dilakukan tim-tim besar dunia diharapkan menjadi inspirasi bagi pengembangan talenta digital di tanah air.

“Siapa pun juaranya, mari kita jaga sportivitas. Karena ini pesta di seluruh dunia, jadi kita ikut bagian dunia yang sedang bergembira menyaksikan Piala Dunia,” pesan Meutya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Komdigi ini diharapkan tidak hanya memberikan hiburan semata, tetapi juga memperkuat ruang publik yang positif, mendorong kolaborasi antar-komunitas, serta memacu terciptanya ekosistem digital Indonesia yang lebih produktif dan inklusif.(rls/mn)

Loading