SAMARINDA — Jalur rawan kecelakaan di Jalan Pangeran Suryanata, khususnya kawasan turunan Gunung Sampah arah dari Kampung Pinang menuju pusat Kota Samarinda, kembali memakan korban. Minimnya penerangan jalan umum (PJU) serta lubang aspal yang terkelupas membuat para pengendara roda dua rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.
Insiden terbaru menimpa seorang gadis pengendara sepeda motorasal L2, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Korban mengalami luka di bagian wajah, kedua lutut, serta tangan usai sepeda motor KT 6002 CU yang dikendarainya menghantam lubang dan terjungkal pada Minggu malam, (25/10/2026).
Rifai, relawan dari Silaturahmi Informasi Taruna Kalimantan Timur (SITKT), menjelaskan bahwa korban saat itu sedang dalam perjalanan dari arah Tenggarong menuju Kota Samarinda.
“Di turunan Gunung Sampah itu terdapat dua lubang yang cukup membahayakan. Jika pengendara roda dua tidak kuat memegang stang motor, sangat mudah hilang kendali. Korban tadi kelihatannya terjungkal cukup keras, sampai segitiga motornya bengkok dan roda depan tidak bisa berputar lagi,” terang Rifai di lokasi kejadian.
Respon Cepat Ambulans PWI Kaltim Peduli
Mendapat laporan adanya kecelakaan lalu lintas di jalur rawan tersebut, pihak relawan SITKT segera berkoordinasi dengan tim medis darurat untuk melakukan penanganan awal.
“Begitu kami mendapat informasi kecelakaan, kami langsung meminta bantuan tim emergency. Informasi tersebut direspon cepat oleh Ambulans PWI Kaltim Peduli. Sekitar 10 menit setelah informasi disampaikan, unit ambulans tiba di TKP dan tim langsung melakukan tindakan medis pada korban,” tambah Rifai.
Setelah mendapatkan perawatan darurat untuk menghentikan pendarahan dan membersihkan luka-luka di lokasi kejadian, korban selanjutnya dijemput oleh pihak keluarga untuk dibawa pulang ke kediamannya di L2 Tenggarong Seberang.

Kondisi jalanan P. Suryanata yang gelap dan dipenuhi lubang terkelupas ini dikeluhkan warga serta relawan setempat. Pemerintah daerah dan dinas terkait didesak untuk segera melakukan perbaikan aspal serta menambah penerangan jalan sebelum jalur turunan Gunung Sampah tersebut memakan lebih banyak korban luka maupun jiwa.(mn)
![]()

