JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis hasil pantauan citra satelit Himawari-9 yang mendeteksi adanya sebaran asap di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Timur, serta indikasi asap lintas batas (transboundary haze) yang mencapai wilayah Sarawak, Malaysia.

Berdasarkan data pemantauan pada Minggu (6/9/2026) pukul 16.00 WIB atau 17.00 WITA, sebaran asap terpantau meliputi sepuluh provinsi di tanah air, yakni Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Pusdalops PB dalam laporan diseminasinya merinci pergerakan arah sebaran asap berdasarkan dinamika angin saat pengamatan yang umumnya bertiup dari arah tenggara menuju barat laut hingga utara.

Wilayah Sumatera & Lampung: Sebaran asap dari Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung terpantau bergerak ke arah barat laut menuju wilayah Kalimantan.

Kalimantan Barat, Tengah & Selatan: Asap di tiga wilayah ini bergerak dinamis menuju arah barat laut hingga utara.

Kalimantan Timur & Utara: Untuk wilayah Kaltim dan Kaltara, sebaran asap terpantau bergerak ke arah utara hingga timur laut.

Asap Lintas Batas (Transboundary Haze): Pantauan satelit juga mendeteksi adanya sebaran asap yang melintasi batas negara hingga wilayah Sarawak, Malaysia.

Imbauan untuk Masyarakat
Melihat kondisi sebaran asap tersebut, pihak berwenang mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penurunan kualitas udara.

Warga disarankan untuk membatasi aktivitas fisik di luar ruangan apabila kualitas udara terpantau memburuk, serta dianjurkan mengenakan masker pelindung saat beraktivitas di luar rumah demi menjaga kesehatan saluran pernapasan.(*/mn)

Loading