KUTAI TIMUR – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik KPCS mendukung Pelatihan Pengoperasian Alat Berat Excavator yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Industri Mandiri Kutai Timur. Kegiatan berlangsung pada 18 hingga 20 Agustus 2026 di Kompleks BLK Industri Mandiri Kutai Timur dan diikuti 16 peserta terpilih.

Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kecakapan teknis serta pengalaman praktis agar memenuhi standar kompetensi sebagai operator excavator.
Kepala BLK Industri Mandiri Kutai Timur, Abdul Syahid, mengatakan pihaknya mengapresiasi kolaborasi serta dukungan fasilitasi dari PAMA yang memperkaya materi pelatihan ini. “Kami mengapresiasi dukungan PAMA KPCS yang telah memfasilitasi keberadaan instruktur praktisi dari industri. Kehadiran pengajar dari dunia industri ini memberikan wawasan tambahan serta pengalaman nyata mengenai standar operasional dan budaya keselamatan kerja di lapangan, sehingga materi pelatihan yang kami selenggarakan menjadi semakin komprehensif,” kata Abdul Syahid.
Sementara itu, perwakilan Instruktur dari PAMA, Yunus, mengatakan pemahaman yang dibagikan diharapkan menjadi nilai tambah bagi peserta dalam mempersiapkan diri menuju dunia kerja.
“Selama tiga hari pendampingan, kami melihat antusiasme yang tinggi serta dasar kemampuan teknis yang cukup baik dari para peserta. Materi tambahan yang kami sampaikan mengenai standar industri ini diharapkan bisa menjadi bekal pendukung agar mereka lebih siap dan percaya diri saat mengikuti proses seleksi di dunia kerja,” jelas Yunus.
CSR Dept Head PAMA KPCS, Agung Dwi, mengatakan peran perusahaan dalam kegiatan ini berfokus pada menghadirkan narasumber yang kompeten untuk membagikan wawasan tambahan mengenai kebutuhan di dunia kerja. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen PAMA KPCS dalam mendukung program penguatan pendidikan vokasi di wilayah operasional perusahaan.
“PAMA senantiasa mendukung program-program pemberdayaan yang digagas oleh pemerintah daerah. Dengan menghadirkan narasumber praktisi dari departemen operasional terkait, kami berharap dapat memberikan pemahaman mengenai kebutuhan riil industri, sehingga dapat meningkatkan daya saing lulusan BLK Kutim,” ujarnya.
Untuk diketahui, program ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemkab Kutai Timur melalui BLK dan PAMA dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di wilayah Kutai Timur.(*)
![]()

