KUTAI TIMUR – Persatuan Supir Truk Wahau Kombeng (PESUT WAKOM) menggelar peringatan hari jadi ke-3 pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di kawasan wisata Embung Banyu Langit, Desa Suka Maju, Kecamatan Kombeng. Kegiatan tahunan ini kembali dirangkai dengan bakti sosial berupa santunan bagi anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Muara Wahau dan Kombeng.

Ketua PESUT WAKOM, Suroyo, yang akrab disapa Roy, mengungkapkan kegiatan tahun ini menelan anggaran sekitar Rp100 juta.

Rinciannya, Rp40 juta untuk akomodasi yang berasal dari iuran anggota, serta Rp60 juta untuk dana santunan yang dihimpun dari anggota dan donasi masyarakat sekitar. Santunan tahun ini menyasar empat desa, yakni Desa Suka Maju, Desa Kombeng Indah, Desa Sri Pantun, dan Desa Sido Mulyo.

“Ini adalah kegiatan yang ketiga kalinya kami gelar, dan kami tetap mengutamakan prinsip bagaimana kami dapat memberikan manfaat bagi masyarakat” katanya.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama PESUT WAKOM dengan BUMDes Desa Suka Maju selaku pengelola wisata Embung Banyu Langit. Rangkaian acara dimulai pukul 08.00 WITA dengan jalan sehat di wilayah Desa Suka Maju, dilanjutkan seremonial dan penyerahan santunan pada pukul 13.30 WITA, serta hiburan malam pukul 19.30 WITA.

Dalam jalan sehat tersebut, terangnya, panitia menjual kupon berhadiah seharga Rp10 ribu per lembar, dengan seluruh hasil penjualan didonasikan untuk santunan anak yatim piatu. Tercatat sebanyak 1.800 lembar kupon terjual, dengan hadiah hiburan berupa mesin cuci dan sejumlah barang elektronik lainnya.

Pengawas PESUT WAKOM, Sandosi, S.E., turut hadir dan menyampaikan pesan kepada para sopir truk agar tidak minder dengan profesinya. Ia menegaskan profesi sopir merupakan pekerjaan mulia, bahkan lebih terhormat dibanding pejabat yang korupsi.

Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Kombeng Ipda Ardyan, perwakilan Pemerintah Desa Suka Maju yang diwakili Sekretaris Desa Nur Huda, serta Ketua BPD Suka Maju. Kapolsek Kombeng menyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan tersebut dan berharap dapat terus berkelanjutan.

Warga sekitar berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut karena dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Ikut dapat senangnya, dapat berkahnya,” ujar salah seorang warga.(*)

Loading