SAMARINDA — Guna meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman kejahatan di ruang digital, Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya, S.I.K., melaksanakan kunjungan studi banding ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan strategis ini difokuskan untuk mendalami pengembangan Program Cyber Resilient Community (CRC) sebagai langkah konkret dalam membangun ekosistem keamanan siber yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi saling bertukar informasi dan pengalaman, khususnya terkait strategi peningkatan literasi digital, penguatan edukasi keamanan siber, serta pola kolaborasi lintas sektor untuk menumbuhkan kewaspadaan publik terhadap ancaman dunia maya.

“Program Cyber Resilient Community dirancang sebagai langkah inovatif untuk membentuk masyarakat yang tidak hanya memahami teknologi digital, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mendeteksi, mengantisipasi, serta menghadapi berbagai bentuk kejahatan siber, terutama tindak kejahatan finansial berbasis digital yang terus berkembang,” ujar Kombes Pol. Pepen.

Sinergi Antar-Instansi untuk Masyarakat Sadar Digital
Melalui pelaksanaan studi banding ini, SPN Polda Kaltim dan Diskominfo Kaltim berharap jalinan kerja sama serta koordinasi antar-instansi dapat semakin erat.

Sinergi yang solid ini dinilai sangat krusial guna mendukung optimalisasi implementasi Program CRC di lapangan. Diharapkan, program tersebut mampu melahirkan masyarakat Kaltim yang lebih sadar digital, terlindungi, serta memiliki ketahanan mental dan teknis yang kuat dalam menghadapi dinamika serta tantangan di era transformasi digital saat ini.(rls/mn)

Loading