SAMARINDA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, kembali dipercaya untuk menakhodai Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DP KORPRI) Provinsi Kaltim masa bakti 2026-2031. Sri Wahyuni terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) X yang digelar secara daring, Rabu (29/4/2026). .
Keputusan tersebut diambil setelah para peserta Musda melalui pimpinan sidang, Rozani Erawadi, meminta kesediaan Sri Wahyuni untuk melanjutkan kepemimpinannya. Sebelumnya, Sri Wahyuni menjabat sebagai Ketua DP KORPRI Kaltim Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa periode 2020-2025.
Pimpinan sidang sempat memunculkan nama Rozani Erawadi dan Fitriansyah sebagai kandidat lain, namun keduanya menyatakan tidak bersedia dicalonkan, sehingga forum sepakat menunjuk Sri Wahyuni secara aklamasi.
Musda X dibuka oleh Wakil Ketua I DP KORPRI Kaltim, Jauhar Efendi, mewakili Sri Wahyuni. Dalam sambutannya, Jauhar menekankan peran strategis KORPRI sebagai wadah perekat dan pemersatu ASN di Indonesia. Ia memaparkan empat program prioritas organisasi untuk lima tahun ke depan yaitu, Peningkatan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi birokrasi, Penguatan ideologi serta karakter Aparatur Sipil Negara (ASN), Perlindungan karier dan bantuan hukum bagi ASN dan Peningkatan kesejahteraan anggota.

“Melalui KORPRI, mari kita senantiasa meningkatkan kinerja, berkolaborasi, dan bersinergi, serta menumbuhkan energi positif dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Jauhar.
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN DITERIMA TANPA CATATAN
Dalam rangkaian Rapat Pleno II, Jauhar Efendi menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya. Hasilnya, seluruh peserta musyawarah yang terdiri dari pengurus kabupaten/kota, unit SKPD, hingga instansi vertikal menerima laporan tersebut secara penuh tanpa catatan.

Musda juga membagi peserta ke dalam tiga komisi. Komisi A yang membahas persyaratan pengurus dipimpin oleh Andi Muhammad Ishak, Komisi B mengenai program kerja dipimpin Nina Dewi, serta Komisi C terkait rekomendasi musyawarah dipimpin oleh Suparmi dan Inni Indarpuri.
Saat menutup kegiatan, Ketua DP KORPRI Kaltim terpilih, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk merealisasikan aspirasi para anggota, terutama menyangkut aspek kesejahteraan.
“Terima kasih atas amanah yang diberikan. Kami akan fokus merealisasikan harapan peserta Musda, termasuk upaya peningkatan kesejahteraan anggota KORPRI beserta keluarganya, serta program beasiswa pendidikan,” pungkas Sri Wahyuni.

Meskipun dilaksanakan secara daring, panitia dan sejumlah peserta tetap hadir secara fisik di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur guna memastikan kelancaran teknis musyawarah.(mje/mn)
![]()

