JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi membuka seleksi mutasi masuk bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun anggaran 2026. Sebanyak 453 formasi tersedia bagi PNS dari berbagai kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang ingin bergabung memperkuat organisasi tersebut.

Seleksi ini tertuang dalam Pengumuman Nomor: PENG-6/SJ/2026 tanggal 1 Maret 2026 tentang Seleksi Pengisian Mutasi Masuk PNS di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis kementerian dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah nasional.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

“Seleksi mutasi ini menjadi kesempatan bagi PNS untuk mengembangkan karier sekaligus berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan haji dan umrah bagi masyarakat,” ujar Teguh dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Teguh juga menjamin pelaksanaan seleksi akan berjalan bersih dan berintegritas, bebas dari praktik pungutan liar (pungli) serta KKN. Sejalan dengan semangat pembangunan Zona Integritas, Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen menolak segala bentuk pemberian, baik suap maupun gratifikasi, dalam proses rekrutmen ini.

Pihak kementerian mengimbau para pendaftar agar tidak memercayai pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

PENDAFTARAN MELALUI PORTAL BKN
Bagi PNS yang berminat dan memenuhi persyaratan, pendaftaran dilakukan secara daring melalui Portal ASN Digital Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun rincian persyaratan, tahapan seleksi, hingga detail formasi dapat diakses secara transparan melalui tautan resmi: https://s.id/Pengumuman-Seleksi-Mutasi-ASN-Karier.

Melalui penguatan SDM ini, Kementerian Haji dan Umrah berharap dapat terus mendorong transformasi organisasi demi menghadirkan layanan haji dan umrah yang berkelanjutan serta lebih baik di masa depan.(rls/mn)

Loading