KUTAI TIMUR – Satpol PP Kutim juga aktif melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Anak Jalanan (Anjal). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kutai Timur, Fata Hidayat, menyebutkan bahwa penertiban anjal dan badut cosplay telah menunjukkan hasil positif.
Menurutnya, penampakan anjal yang sering muncul di tiap lampu merah dan juga badut cosplay telah menunjukkan penurunan yang signifikan. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh badut cosplay ataupun anjal ini dideteksi di antara jam pulang kerja karyawan hingga malam hari.
“Alhamdulillah sudah mulai kurang. Kemarin kami bersihkan karena ternyata mereka menggunakannya di antara orang pulang kerja dan malam hari serta di hari libur,” ungkap Fata, Rabu (27/8/2025).
Untuk penertiban PKL, Satpol PP menargetkan Pasar Induk, area Masabang, dan Sangata Selatan dengan pola patroli harian dan mingguan. Tim yang diturunkan bervariasi antara 8 hingga 18 personel, termasuk gabungan dengan Linmas.
Fata juga mengungkapkan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memindahkan pedagang yang berjualan di luar pasar ke dalam area pasar.
“Jadi pada saat kami temukan langsung dibawa ke dalam untuk berdagang di dalam pasar. Kami berharap Sangatta Utara dan Selatan dapat menjadi percontohan untuk tertib berdagang di Kutai Timur,” tutupnya. (Q)
![]()

