KUTAI TIMUR – Peringatan Hari Krida Pertanian yang jatuh pada 21 Juni 2022, merupakan hari yang penting bagi industri pertanian di Indonesia. Mengingat hari ini merupakan hari untuk memberikan penghargaan kepada individu, keluarga dan masyarakat yang berjasa serta berprestasi dalam pembangunan bangsa dan negara, yang khususnya turut serta aktif membangun pada sektor pertanian.

Yusuf T Silambi anggota DPRD Kutim mengucapkan selamat Hari Krida Pertanian, mengingat hari ini adalah hari yang besar bagi kita semua, terutama para pelaku ekonomi hingga aktivis pada sektor pertanian yang jadi tulang punggung utama penyangga ketahanan pangan bangsa Indonesia.

“Tidak hanya petani dan buruh pertanian, namun juga para pelaku dan tiap-tiap orang yang terlibat dan merasakan dampak besar sektor pertanian dan ketahanan pangan. Wajib mensyukuri adanya Hari Krida Pertanian,” tegasnya.

Reformasi kebijakan pangan berfokus untuk mengatasi lima tantangan utama terkait ketahanan pangan. Pertama, aspek peningkatan produksi dan pasokan, khususnya terkait dengan luas lahan, produktivitas, ketersediaan data, insentif bagi petani dan kebijakan impor. Kedua, aspek pemenuhan infrastruktur penunjang pertanian, khususnya pengairan.

Ketiga, aspek akses pembiayaan karena masih lemahnya faktor kelembagaan petani. Keempat, aspek distribusi, logistik dan tata niaga pangan. Terakhir, aspek efisiensi struktur pasar karena masih panjangnya rantai perdagangan komoditi pangan.

Melalui momentum Hari Krida Pertanian, Kader Partai PDI Perjuangan ini berharap hari ini menjadi stimulan pendorong majunya sektor pertanian di Indonesia pada umumnya dan Kutim pada khususnya.

“Memperingati Hari Krida Pertanian ini kita dapat memaknainya sebagai satu momen perubahan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan zaman sehingga ketahanan pangan di Indonesia dapat tercapai. Merdeka Petani Indonesia dan Kutim,” terang Yusuf T Silambi. (ADV-DPRD/Ron)

Loading