SAMARINDA — Sebanyak 40 pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) pilihan dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur resmi mengemban amanah kenegaraan. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, secara langsung memimpin prosesi pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026 yang dihelat khidmat di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Sabtu malam (15/8/2026).

Puluhan putra-putri terbaik daerah ini dipersiapkan untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kadrie Oening, Samarinda.

Rangkaian acara sakral tersebut diawali dengan pengucapan Ikrar Putra Indonesia yang dipandu oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring. Prosesi kemudian berlanjut dengan penyematan kendit secara simbolis oleh Wagub Seno Aji kepada pemimpin upacara, menandai sahnya status para pelajar tersebut sebagai pasukan pengibar bendera resmi.

Dalam arahannya, Wagub Seno Aji menekankan bahwa momentum pengukuhan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan simbol penyerahan kepercayaan dan tanggung jawab besar kepada generasi muda Kaltim. Ia mengingatkan para anggota Paskibraka bahwa langkah kaki mereka di lapangan nanti membawa kehormatan keluarga, sekolah, hingga nama besar Provinsi Kalimantan Timur.

“Saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka, kalian bukan sekadar pelajar atau perwakilan daerah, melainkan simbol persatuan bangsa Indonesia yang tercermin dalam Sang Saka Merah Putih,” ujar Wagub di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, serta para orang tua anggota Paskibraka yang hadir.

Lebih lanjut, Wagub memaparkan bahwa pembinaan generasi muda melalui Paskibraka merupakan wujud investasi sumber daya manusia jangka panjang demi mewujudkan visi pembangunan daerah. Disiplin, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan yang ditempa selama masa latihan dinilai menjadi pondasi penting dalam mencetak karakter generasi penerus yang tangguh.

Menutup arahannya, Wagub berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga kesehatan, fokus, serta menjunjung tinggi kehormatan dalam menunaikan tugas kenegaraan tersebut. Pengalaman berharga ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan positif bagi perjalanan hidup mereka di masa mendatang demi kemajuan daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(rls/mn)

Loading