KUTAI TIMUR – Polres Kutai Timur meluncurkan program bedah rumah sebanyak 8 unit di Jalan Haji Masdar, Kota Sangatta, Senin (8/6/2026). Kegiatan launching tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyatakan program ini merupakan wujud kontribusi nyata Polri kepada masyarakat.
“Kami hari ini launching kegiatan 8 unit program bedah rumah dalam rangka menjelang peringatan Hari Bhayangkara yang ke-80,” ujarnya di lokasi.
Program ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melibatkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta unsur kecamatan, kelurahan, dan RT setempat.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas segala dukungan baik moral maupun material,” kata Fauzan.
Delapan unit rumah yang akan dibedah tersebut tersebar di beberapa titik di wilayah Kecamatan Sangatta Utara. Fauzan menambahkan, nilai total material yang akan dikeluarkan masih dalam proses penghitungan oleh tim.

“Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut untuk nilai karena masih dihitung oleh tim,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Kutai Timur juga meresmikan Jembatan Presisi Merah Putih di Jalan Haji Masdar, yang tak jauh dari lokasi Bedah rumah. Jembatan tersebut merupakan salah satu dari total 13 jembatan yang telah direnovasi Polres Kutim dan tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kutai Timur.
AKBP Fauzan Arianto mengatakan proses renovasi jembatan yang baru diresmikan itu telah berlangsung sekitar satu setengah bulan. “Hampir satu bulan setengah yang lalu bahkan lebih kami sudah merenovasi jembatan ini. Di awal memang sempat ada kerusakan beberapa titik. Alhamdulillah fisiknya sudah sangat luar biasa,” ujarnya.

Fauzan menegaskan jembatan hanya layak dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan bermuatan berat seperti truk material atau kendaraan roda enam ke atas diminta mencari jalur alternatif. “Untuk R6 ataupun kendaraan dengan muatan yang lebih berat dihimbau untuk mencari jalur lain untuk menjaga kenyamanan dan kebermanfaatan jembatan serta mencegah kerusakan kembali,” tegasnya.
Ke depan, terang AKBP Fauzan, Polres bersama Dinas Perhubungan akan memasang papan himbauan resmi terkait batasan kendaraan yang boleh melintas. Fauzan juga mengumumkan bahwa menjelang Hari Bhayangkara ke-80, pihaknya akan menambah lagi beberapa jembatan yang akan direvitalisasi. (Q)
![]()

