TANJUNG SELOR – Kebakaran hebat melanda kompleks Kantor Bupati Bulungan di Jalan Jelarai, Tanjung Selor, pada Rabu (20/5/2026) malam sekitar pukul 21.17 WITA. Kobaran api yang cepat membesar menghanguskan bagian utama pusat aktivitas pemerintahan tersebut dan memicu kepanikan luar biasa di lokasi kejadian.
Bangunan yang terbakar merupakan objek vital Kabupaten Bulungan. Fasilitas penting yang dilaporkan hangus dilalap api di antaranya adalah ruang kerja Bupati Bulungan, ruang kerja Wakil Bupati, ruang Sekretaris Daerah (Sekda), hingga Gedung Tenguyun yang kerap digunakan untuk kegiatan resmi pemerintah daerah.
Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Bulungan yang menerima laporan langsung menerjunkan seluruh armada ke lokasi kejadian. Proses penanganan ini juga dibantu oleh personel gabungan yang mengerahkan armada water cannon milik Polda Kalimantan Utara (Kaltara), Brimob Polda Kaltara, serta mobil pemadam dari Bandara Tanjung Harapan.
Upaya penjinakan si jago merah sempat terkendala oleh faktor cuaca dan struktur bangunan. Tiupan angin yang kencang membuat api dengan sangat cepat merambat ke sejumlah bagian gedung. Selain itu, banyaknya material bangunan yang terbuat dari bahan mudah terbakar seperti kayu dan gipsum kian mempercepat penyebaran api.
Seorang warga setempat, Aras, menuturkan bahwa api sudah dalam kondisi berkobar besar saat dirinya melintas di depan kantor bupati.
“Saya datang api sudah besar dan petugas pemadam sudah di lokasi. Karena anginnya kencang, api cepat menyebar. Material bangunan juga banyak yang jatuh dan hampir mengenai petugas,” ungkap Aras di lokasi kejadian.
Di tengah situasi genting tersebut, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan tampak berdatangan ke lokasi. Mereka bergegas menyelamatkan aset-aset penting milik pemerintah daerah, mulai dari dokumen negara, arsip, komputer, hingga perlengkapan elektronik dari ruangan-ruangan yang belum terjangkau api.
Setelah berjibaku melawan kobaran api selama kurang lebih tiga jam, petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan situasi.
Bupati Bulungan, Syarwani, terlihat hadir dan meninjau langsung kondisi kantornya yang diamuk jago merah. Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak pemerintah daerah terkait insiden maupun dampak operasional pemerintahan pasca-kebakaran.
Aparat berwenang pun masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab atau sumber utama api, sekaligus menghitung total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.(*/mn)
![]()

