BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus menggenjot promosi kawasan industri Bontang Lestari sebagai lokasi strategis bagi investasi jangka panjang.
Meski saat ini masih menghadapi tantangan utilitas, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) optimistis kawasan ini segera dilirik investor nasional maupun global.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menjelaskan bahwa kawasan industri seluas 1.102 hektare itu telah ditetapkan secara resmi dalam tata ruang kota sejak 2024, dan berada dalam peta rencana jangka panjang pembangunan industri Bontang hingga 2039.
“Saat ini kami intens mempromosikan kawasan ini melalui berbagai platform. Baik secara langsung di pameran, maupun melalui media digital dan jaringan mitra investasi,” ungkapnya, Kamis (5/6/2025).
Diketahui, dua perusahaan besar telah lebih dulu menempati kawasan tersebut, yakni PT Energi Unggul Persada dan PT Graha Power Kaltim. Meski belum ada tambahan investasi pasca-penetapan zona industri, DPMPTSP terus membangun daya tarik kawasan melalui pendekatan promosi berkelanjutan.
Menurutnya, potensi kawasan tersebut sangat besar jika didukung oleh penguatan infrastruktur dari pemangku kepentingan terkait.
“Kami tidak hanya menunggu. Justru kami proaktif memperkenalkan potensi kawasan ini agar segera terisi dan berdampak ekonomi bagi Bontang,” pungkasnya. (Adv/NU)
![]()

