BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mendorong optimalisasi potensi industri sawit di daerah. Salah satunya dengan mendorong PT Energi Unggul Persada (EUP) agar mengembangkan hilirisasi produk turunan dari kelapa sawit.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan rencana kunjungan ke PT EUP akan dilakukan dalam waktu dekat guna membuka ruang diskusi soal kemungkinan perluasan produk olahan sawit. Menurutnya, saat ini PT EUP masih berfokus pada produksi minyak goreng, padahal potensi hilirisasi dari kelapa sawit jauh lebih luas.
“Kelapa sawit itu bisa dikembangkan menjadi berbagai produk, baik pangan seperti margarin, mentega, hingga produk industri seperti sabun, kosmetik, bahkan bahan kimia industri. Ini yang ingin kami diskusikan dengan PT EUP, apakah ada peluang untuk dikembangkan di Bontang,” jelasnya, Rabu (28/5/2025).
Ia menegaskan, dorongan hilirisasi ini merupakan bagian dari arahan kebijakan nasional untuk menciptakan nilai tambah dari produk berbasis sumber daya alam. Selain meningkatkan daya saing industri dalam negeri, hilirisasi juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan memperkuat perekonomian lokal.
“Kalau bisa dilakukan dari hulu ke hilir di Bontang, tentu efeknya akan besar. Kita tidak hanya menjual bahan baku, tapi juga mengolah hingga menjadi produk siap pakai yang bernilai tinggi,” ujarnya.
DPMPTSP Bontang menyatakan kesiapannya memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan untuk pengembangan hilirisasi tersebut, mulai dari pendampingan perizinan, promosi peluang investasi, hingga koordinasi lintas sektor.
Dirinyar optimistis, dengan fasilitas dan bahan baku yang telah dimiliki PT EUP, pengembangan produk hilir sangat memungkinkan dilakukan. Kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri akan menjadi kunci dalam mengakselerasi hilirisasi di Bontang.
“Kami dorong agar potensi yang ada bisa dimaksimalkan. Produk hilir sawit dari Bontang akan memberi multiplier effect bagi daerah, baik dari sisi tenaga kerja maupun peningkatan pendapatan daerah,” ungkapnya.
DPMPTSP pun berharap pertemuan dengan manajemen PT EUP nantinya dapat menghasilkan kesepakatan atau roadmap konkret mengenai tahapan pengembangan produk hilir, sebagai bagian dari visi jangka panjang pembangunan industri daerah.
“Upaya ini bukan hanya untuk EUP, tapi bisa jadi model hilirisasi bagi sektor-sektor lainnya di Bontang,” pungkas dia. (Adv/NU)
![]()

