KUTAI TIMUR – Komisi B DPRD Kutai Timur memberikan apresiasi sekaligus catatan penting terhadap program Dinas Ketahanan Pangan dalam mengembangkan pengolahan pangan berbasis potensi lokal. Program tersebut dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, namun masih membutuhkan penguatan dalam hal implementasi dan pengawasan.
“Kami melihat langkah Dinas Ketahanan Pangan mengembangkan program pengolahan pangan lokal sudah tepat. Namun, perlu ada penguatan implementasi, terutama dalam hal pendampingan UMKM dan pemerataan distribusi bantuan,” ungkap Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur, Muhammad Ali.
DPRD menurut Ali, meminta agar program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan dan bantuan peralatan, tetapi juga memastikan keberlanjutan usaha UMKM. “Kita perlu memastikan bahwa UMKM yang sudah dilatih dan diberi bantuan bisa bertahan dan berkembang. Perlu ada monitoring berkala dan pendampingan intensif,” tegasnya.
Legislatif asal Sangkulirang ini juga mendorong agar program ini diperluas ke seluruh kecamatan di Kutai Timur. “Kami menemukan masih ada ketimpangan dalam distribusi program. Beberapa kecamatan belum maksimal tersentuh program ini,” tambahnya.
Terkait anggaran, DPRD berkomitmen akan mendukung penguatan program melalui APBD. “Kami siap mengawal dan mendukung penganggaran program ini, namun tentunya dengan catatan harus ada peningkatan kinerja dan capaian yang terukur,” jelasnya.
Anggota DPRD ini juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk memperkuat koordinasi dengan dinas terkait lainnya. “Program ketahanan pangan ini memang lintas sektor. Karena itu, perlu ada koordinasi yang lebih intensif dengan dinas pertanian, perikanan, dan UMKM agar programnya lebih terintegrasi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ery Mulyadi, melaporkan bahwa pihaknya telah melaksanakan program pengolahan pangan berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan UMKM, termasuk pelatihan dan bantuan peralatan produksi. Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan mengoptimalkan potensi pangan lokal. (Q/Adv-DPRD)
![]()

