KUTAI TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Aldryansyah, yang merupakan salah satu anggota DPRD baru termuda periode 2024-2029 menyampaikan aspirasi masyarakat dari Dapil 5 saat reses perdananya yang digelar di tiga titik, yakni Sandaran, Kaliorang, dan Sangkulirang, pada 14-18 November 2024. Masalah utama yang dihadapi warga di daerah tersebut adalah ketersediaan listrik dan air bersih.

“Rata-rata masalah yang dihadapi adalah listrik dan air. Masih banyak daerah yang belum dijangkau PLN (Perusahaan Listrik Negara). Sebagian warga meminta solusi berupa tenaga surya dan tandon air,” ucap Aldryansyah.

Hal tersebut dilontarkan saat dikonfirmasi di depan Q Hotel, Sangatta Utara, pada Selasa (19 November 2024) Pukul 00.53 WITA usai menghadiri kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan agenda Festival Kreativitas Pemuda di Lapangan Helipad, Bukit pelangi.

Ia juga menambahkan bahwa di beberapa titik, masyarakat masih bergantung pada genset untuk kebutuhan listrik sehari-hari. Sementara itu, ada pula daerah yang sudah dinaikkan tiang listriknya, tetapi hingga kini belum beroperasi.

“Harapan saya, siapa pun yang terpilih sebagai Bupati di mendatang dapat lebih,” ujarnya.

Selain itu, masalah blank spot atau kesulitan akses sinyal komunikasi juga menjadi keluhan warga setempat. Aldryansyah menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau.

“Terkesan cukup tertinggal untuk daerah-daerah tersebut, namun sudah ada beberapa titik yang sudah terpenuhi,” pungkasnya. (RH/Adv-DPRD)

Loading