KUTAI TIMUR – Keterbatasan armada operasional menjadi tantangan serius yang dihadapi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur dalam menjalankan tugas pengamanan dan penegakan Perda. Kondisi ini berdampak pada efektivitas kinerja petugas di lapangan.

Kasatpol PP Kutai Timur, Fata Hidayat, mengungkapkan, saat ini pihaknya hanya memiliki satu unit truk dan satu unit mobil patroli yang merupakan pengadaan baru tahun 2023. Sedangkan untuk kendaraan pengawalan, meski tersedia tiga unit, namun kondisinya sudah memprihatinkan.

“Kondisi mobil pengawalan sangat mengkhawatirkan. Baru-baru ini saat perjalanan pulang dari Samarinda, salah satu mobil kami mengeluarkan asap tebal sepanjang jalan karena masalah injection. Ini tentu sangat berisiko bagi keselamatan petugas,” ungkapnya saat ditemui di kantornya.

Fata menjelaskan, untuk mencapai operasional yang optimal, setiap bidang dalam struktur Satpol PP setidaknya membutuhkan satu unit kendaraan dinas. Terlebih untuk unit pengawalan pejabat seperti Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah yang membutuhkan minimal tiga unit mobil dalam kondisi siaga.

“Mengingat luasnya wilayah Kutai Timur, keterbatasan armada ini sangat menghambat mobilitas petugas. Padahal kami harus siap 24 jam mengamankan wilayah dan melakukan pengawalan pejabat,” tambahnya.

Pihaknya mengaku telah mengajukan proposal penambahan armada, termasuk untuk operasional di tingkat kecamatan. Meski sempat mendapat lampu hijau, namun pada akhirnya usulan tersebut tidak disetujui oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Kami sudah mengajukan penambahan armada dan awalnya disetujui. Namun entah apa pertimbangan tim TAPD, akhirnya anggaran itu tidak masuk dalam pos belanja daerah,” jelasnya.

Fata berharap pada tahun anggaran mendatang, pemerintah daerah dapat mengalokasikan dana untuk penambahan dan perbaikan armada Satpol PP. Menurutnya, hal ini penting untuk menunjang tugas pengamanan dan penegakan Perda di Kabupaten Kutai Timur yang memiliki wilayah cukup luas.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari Pemda terkait kondisi ini. Bagaimanapun, armada yang memadai sangat vital bagi kelancaran tugas Satpol PP dalam melayani masyarakat,” pungkasnya. (Q/Adv-Kominfo)

Loading