KUTAI TIMUR – Setelah 11 tahun bekerja sebagai honorer di salah satu instansi pemerintah, Uci memutuskan untuk mengakhiri kariernya di posisi tersebut dan beralih ke dunia politik. Keputusan ini diambil setelah mendapat dorongan kuat dari keluarga, terutama suaminya yang melihat potensi besar dalam dirinya untuk berkiprah sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur.
Motivasi utama dari wanita kelahiran 14 Agustus 1984 dalam memilih jalur legislatif adalah keinginan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Uci pun membeberkan alasannya berlabuh di PKS, lantaran menurutnya, partai yang kini tengah mengusung petahana, Ardiansyah Sulaiman maju kembali untuk Pilkada 2024 Kutai Timur, kental dengan nilai kekeluargaan dan spiritual.
“Saya memilih PKS juga karena ada beberapa pertimbangan. Saya melihat PKS kan kekeluargaannya sangat erat terus saya lihat dari segi spiritualnya,” ucapnya saat ditemui awak media di ruangannya di gedung DPRD belum lama ini.
Sebagai seorang perempuan yang baru saja melangkah ke dunia legislatif, ia berharap dapat berkontribusi lebih jauh dalam memperdayakan kaum perempuan di Kutai Timur. Ia menyampaikan harapannya untuk dapat ditempatkan di komisi yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan pendidikan.
Dalam kesempatan itu juga Uci mengimbau, khususnya para remaja agar tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas, yang mana ia menekankan pentingnya edukasi di sekolah tentang pergaulan bebas sangat berdampak pada masa depan seseorang. (RH/Adv-DPRD)
![]()

