SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar), FX Yapan, menegaskan bahwa fasilitas jaringan listrik yang dibangun oleh PT PLN (Persero) merupakan aset bersama yang harus dirawat dan dijaga dengan baik. Pernyataan ini disampaikan pada acara peresmian dan penyalaan listrik PLN di 11 kampung di Kecamatan Damai dan Nyuatan, Selasa (1/10/2024).

“Fasilitas jaringan listrik ini tidak boleh secara teknis tersentuh pohon. Apabila tersentuh, akan terjadi korsleting dan berdampak pada padamnya listrik di rumah-rumah warga. Padamnya pun tidak hanya terjadi di lokasi itu, tetapi sepanjang wilayah itu ikut padam semuanya,” jelas Bupati FX Yapan.

Bupati menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan jaringan listrik.

“Misalnya, kalau ada tanaman tumbuh di bawah jaringan listrik, tolong segera laporkan ke pihak PLN terdekat. Petugas PLN sendiri yang akan memangkas dan memotongnya karena berbahaya jika dilakukan sendiri,” tambahnya.

FX Yapan juga menekankan pentingnya pemasangan instalasi listrik yang benar di rumah-rumah warga.

“Pemasangan instalasi listrik di rumah tidak boleh sembarangan. Harus dilakukan oleh petugas ahli di bidang kelistrikan, yaitu petugas PLN. Pemasangan jaringan yang sembarangan bisa berbahaya dan menyebabkan korsleting listrik yang berpotensi mengakibatkan kebakaran,” peringatnya.

Dalam acara tersebut, Bupati FX Yapan didampingi Wakil Bupati Kubar, Edyanto Arkan, menyerahkan cenderamata berupa miniatur pohon Banggeris kepada GM PLN UID Kaltimra, Agung Murdifi, sebagai simbolisasi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan PLN.

Bupati mengapresiasi kinerja PLN dalam mewujudkan elektrifikasi di wilayah Kutai Barat. Dengan peresmian jaringan listrik di 11 kampung ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen untuk terus mendukung program-program pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada PLN yang telah melaksanakan programnya dengan baik sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Ini merupakan hasil partisipasi aktif masyarakat dan kerja keras semua pihak,” ujarnya. (Adv/Diskominfo-Kubar)

Loading