KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2025.

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, menyatakan dukungannya terhadap tema pembangunan RKPD 2025 yaitu “Pemantapan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat untuk Mendukung Daya Saing Daerah”. Namun ia menekankan pentingnya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kutai Timur sebesar 7,71 persen pada 2023. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan ini bisa diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.

Karena itu, DPRD Kutai Timur mendorong Pemerintah Kabupaten untuk lebih agresif dalam menetapkan target pertumbuhan ekonomi. “Target pertumbuhan ekonomi 2,10 persen untuk tahun 2025 terasa terlalu konservatif, mengingat capaian kita di tahun 2023. Kami yakin Kutai Timur mampu melampaui target Provinsi Kaltim sebesar 7,2 persen,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurutnya, DPRD Kutai Timur juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara RKPD dengan Rencana Kerja (Renja) masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Kami memastikan bahwa setiap program prioritas memiliki indikator kinerja yang terukur dan relevan dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) kepala daerah,” tegas Joni.

DPRD Kutai Timur, lanjut dia, juga berkomitmen terus mengawal proses perencanaan pembangunan ini dan memastikan bahwa aspirasi masyarakat terserap dengan baik. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah,” paparnya. (Adv-DPRD/Q)

Loading