KUTAI TIMUR – Anggota Komisi C (Bidang Pembanguan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Son Hatta, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengenai pembangunan rumah dinas bagi imam Masjid Agung Al Faruq. Menurut Son Hatta, langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama di Kutai Timur. Namun, DPRD juga mengingatkan agar pembangunan fasilitas keagamaan tetap memperhatikan asas keadilan dan pemerataan.

Pembangunan rumah dinas imam ini, menurut dia, diharapkan dapat semakin menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah di Masjid Agung Al Faruq yang menjadi kebanggaan warga Kutai Timur. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga diharapkannya berkomitmen untuk terus mendukung kehidupan beragama di wilayahnya dengan memperhatikan kebutuhan seluruh umat beragama secara adil dan merata.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan perhatian serupa kepada rumah ibadah dan pemuka agama lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” pintanya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, sebelumnya meninjau progres pembangunan rumah dinas imam Masjid Agung Al Faruq. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk memberikan fasilitas layak bagi para imam masjid.

“Kita sudah bangun dua unit dan satu unit tambahan. Jadi semuanya ada tiga unit. Termasuk guest house yang bisa digunakan untuk menerima tamu,” ucap Ardiansyah.

Pembangunan rumah dinas berlokasi di samping Masjid Agung Al Faruq, Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di kawasan Bukit Pelangi. Ardiansyah menegaskan fasilitas ini sangat dibutuhkan mengingat karena Masjid Agung Al Faruq memiliki tiga imam.

Pada kesempatan itu, Imam Masjid Al Faruq, Jamaluddin Salman, mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. “Terima kasih kepada bupati telah memberikan perhatian besar kepada kami sebagai imam di Masjid Agung,” ucapnya. (Adv-DPRD/Q).

Loading