KUTAI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pada APBD 2024 untuk lebih memperhatikan masyarakat nelayan.
Dimana, usulan ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan yang disampaikan kepada jajaran wakil rakyat atau DPRD Kabupaten Kutai Timur.
Pernyataan itu dikatakan langsung oleh Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Novel Tyty Paembonan. Program Pemkab untuk masyarakat nelayan selama ini sudah berjalan dan tinggal memaksimalkan lagi. Artinya, Pemkab punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat petani.
“Selama ini sudah berjalan, tinggal memaksimalkan lagi. Intinya, menyejahterakan masyarakat nelayan dengan meningkatkan pendapatan dan lain sebagainya,” katanya.
Novel Tyty Paembonan juga mengaku, sebagai anggota DPRD pihaknya akan mengakomodir apa yang menjadi kepentingan masyarakat.
Ketika ia melakukan reses, salah satu usulan yang paling banyak disampaikan oleh masyarakat soal perhatian kepada masyarakat nelayan. Selanjutnya, usulan itu akan disampaikan kepada Pemkab akan dijadikan sebagai program prioritas.
“Tentu kami akan mengakomodir semua usulan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Tapi masyarakat juga harus ingat, direalisasikan atau tidak itu tergantung dengan kemampuan anggaran yang dimiliki daerah,” ucap dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Timur, Ayub, mengaku sudah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat nelayan. Salah satunya memberikan bantuan alat tangkap itu sudah diberikan kepada seluruh nelayan yang menerima bantuan. Dimana, bangunan alat tangkap ikan ini hanya diberikan kepada nelayan di 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Timur. (Adv/DPRD/Q)
![]()

