KUTAI TIMUR – Sebanyak 256 peserta ikut dalam program Pelatihan Gratis Berbasis Kompetensi 2023, Kamis (18/10/2023). Program dimaksud dibuka secara resmi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, di Ruang Meranti, Kantor Bupati.
Saat acara, Bupati Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengatakan, selama periode kepemimpinannya dengan Wabup Kasmidi Bulang, program penyerapan tenaga kerja di daerah terus meningkat. Hingga tahun 2023, hampir 50 ribu naker terserap ke berbagai bidang.
“Jadi selama periode saya yang ketiga, harusnya terserap 30 ribu tenaga kerja baru. Tapi saya kaget dilaporkan Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, ternyata hingga bulan September telah terserap 41 ribu tenaga kerja baru. Alhamdulillah,” kata Ardiansyah Sulaiman.
Dengan demikian, apabila dirata-ratakan, maka setiap tahun terjadi penyerapan naker di Kutim sebanyak 10 ribu. Komitmen ini akan terus dilanjutkan demi memberikan peluang kepada masyarakat mendapat pekerjaan, sekaligus mengurangi angka pengangguran.
“Saya tentu berdoa kepada semua peserta pelatihan kali ini, untuk semangat mengikuti pelatihan dan memiliki keahlian. Mudah-mudahan setelah mengikuti pelatihan, segera mendapat pekerjaan atau membuka pekerjaan baru,” kata Bupati memberikan dorongan dan semangat kepada peserta.
Bupati berharap seluruh peserta mendapatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Selama sisa masa kepemimpinan periode ini, Ardiansyah mengaku terus berupaya agar target penyerapan 50 ribu naker baru dapat tercapai sehingga kesejahteraan warga Kutim meningkat dan bisa menghadapi kebutuhan hidup yang semakin hari makin meningkat, menyesuaikan perkembangan zaman saat ini.
“Saya ucapkan selamat kepada semua peserta yang akan mengikuti pelatihan satpam, las dan alat berat, fokuskan keterampilan saudara untuk lebih maksimal, lebih terampil dan meningkatkan kompentesinya sehingga lebih menguasai persoalan,” ujarnya.
Di momen ini, Bupati Kutim didampingi Kadis Trans Naker dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, dr Dahlia Lidriana, mendatangani PKS untuk perlindungan lepas yang dibiayai Pemkab Kutim.
Sedangkan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Kadistransnker), Sudirman, mengatakan, peserta pelatihan ini berjumlah 256 orang, berasal dari Kecamatan Rantau Pulung dan Kecamatan Sangatta Utara, dengan tiga jenis pelatihan.
“Diadakan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Mandiri bekerjasama dengan LPK Edukasi Reksa Manajemen Kutai Timur,” sebutnya.
Berikutnya dia menjelaskan bahwa program penyerapan 50 ribu naker baru, pada tahun pertama 2021 terserap 13 ribu tenaga kerja. Kemudian tahun kedua 2022 diangka 13 ribu dan tahun 2023 sampai bulan september 2023 mencapai sekitar 15 ribu.
“Alhamdulilah memasuki tahun ketiga hingga bulan September 2023 terserap sebanyak 10 ribu orang. Jadi kalau ditotal sampai bulan september 2023 ini terserap sudah diangka 41.000 tenaga kerja baru,” kata Kadis Sudirman. (Adv/Kominfo/Fj)
![]()

