KUTAI TIMUR – Masyarakat diminta untuk mengoptimalkan sumber makanan yang masih banyak ditemui di sekitar, termasuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar bisa dijadikan lokasi tanaman pangan, sebagai upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA)

“Apalagi lokasi kita terutama di daerah kecamatan, pekarangan rumah masyarakat masih sangat luas. Itu bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman untuk sumber makanan,” ucap Sekretaris Dinas Tanaman Pangan (DPK), Bennie Hermawan, mewakili Kepala Dinas.

Tanaman pangan yang dimaksud Bennie, sapaan akrabnya, bisa berupa ubi, singkong serta bahan makanan lain yang memiliki kandungan gizi yang sangat baik bagi tubuh dan bisa digunakan sebagai pengganti makanan pokok yang selama ini dikonsumsi masyarakat yakni beras.

“Misalnya di Teluk Pandan, kan banyak kita jumpai pisang. Ternyata kalau diolah bisa jadi makanan yang tentunya juga memiliki nilai gizi yang baik juga bagi tubuh kita, termasuk di kecamatan lain,” ujarnya.

Dirinya melihat masyarakat belum bisa mengoptimalkan sumber pangan lokal yang begitu melipah. Untuk itu pihaknya akan terus gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan segala sumber daya, terutama sumber pangan lokal yang ada, dengan menggandeng Tim Pengerak PKK Kabupaten.

“Apalagi sekarang juga sudah ada surat edaran Bupati tentang penanaman cabai, bawang dan tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Kami akan lebih bersemangat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait B2SA ini,” ujarnya. (Tj/Adv-Kominfo)

Loading