KUTAI TIMUR – Sosialisasi terkait program gerakan menyantap pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) terus gencar dilakukan Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Kutai Timur (DKP Kutim). Terbaru, Kecamatan Kongbeng dan Teluk Pandan yang menjadi sasaran kampanye upaya peningkatan ketahanan pangan melalui penganekaragaman pangan.

“Kami (DKP) juga berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK yang juga langsung dihadiri oleh Ketua Ibu Siti Robiah Sulaiman,” ujar Sekretaris DKP Kutim, Bennie Hermawanq, mewakili Kepala Dinas.

Sosialisai ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya mengkonsumsi bahan pangan yang beragam, baik sumber karbohidrat, protein, maupun vitamin dan mineral, apabila dikonsumsi dalam jumlah seimbang dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan serta tidak tercemar bahan berbahaya yang merugikan kesehatan.

“Masyarakat mulai saat ini juga harus mulai sadar akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang tidak monoton. Misal, kalau biasanya sarapan nasi, bisa diganti dengan ubi atau singkong rebus. Jumlah karbohidratnya juga rendah dan tentunya lebih sehat,” ucap Benny

Selain itu, untuk meningkatkan ketahanan pangan perlu dilakukan penganekaragaman pangan, yaitu proses pengembangan produk pangan yang tidak tergantung kepada satu jenis bahan tetapi memanfaatkan berbagai bahan. Kemudian, ketahanan pangan harus bertumpu pada sumber pangan lokal, mengandung keragaman dan tidak tergantung pada pemasukan pangan dari luar daerah.

“Dan alhamdulillah, dari dua kecamatan tersebut mendapatkan antusias yang luar biasa dari masyarakat terutama ibu-ibu yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Akhirnya mereka lebih paham bagaimana mengolah dan mengkreasikan sumber pangan yang ada di sekitar. Gerakan ini akan kita tularkan hingga di 18 Kecamatan yang ada,” ungkapnya. (Tj/Adv-Kominfo)

Loading