JAKARTA – Perhelatan akbar bidang kearsipan se-Indonesia ke-53 tahun 2024 mendatang akan digelar di Provinsi Kalimantan Timur, menyusul setelah secara resmi penunjukan Provinsi Kalimantan Timur sebagai Tuan Rumah Puncak Peringatan Hari Kearsipan ke-53 Tahun 2024 yang dikirim melalui aplikasi Srikandi dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Sebelumnya pada Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan tahun 2023 yang berlangsung di Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur pada tanggal 23 Mei 2023 lalu, Provinsi Kalimantan Timur ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan Hari Kearsipan Nasional dirangkai dengan Rakornas Kearsipan tahun 2024, sebagai tindak lanjut hasil Executive Board Meeting pada tanggal 23 Mei 2023, secara resmi Provinsi Kalimantan Timur terpilih untuk menjadi tempat
penyelenggaraan puncak peringatan Hari Kearsipan ke-53 Tahun 2024 yang akan
dilaksanakan pada bulan Mei atau Juni Tahun 2024 mendatang.
Surat resmi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Nomor HM.00/2560/2023 tertanggal Jakarta, 20 Juni 2023 yang ditandatangani Kepala ANRI, Imam Gunarto, ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Timur, Dr.Ir.H. Isran Noor, M.Si, dengan tembusan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur dan Ketua Asosiasi Kepala Lembaga Kearsipan Daerah, telah tersampaikan sebagai langkah awal persiapan Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan segala sesuatunya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur, H. Muhammad Syafranuddin, saat dikonfirmasi perihal surat penunjukan tersebut membenarkan bahwa ANRI telah berkirim surat ke Gubernur Kaltim. “Ini bener Mas, ada surat penunjukan resmi dari ANRI untuk Kaltim sebagai Tuan Rumah Puncak Peringatan Hari Kearsipan ke-53 Tahun 2024,” jelas Ivan panggilan akrab H. Muhammad Syafranuddin via WhatsApp, Rabu (21 Juni 2023).
Ivan yang saat ini masih tugas di Jakarta mengatakan, setelah surat resmi masuk tentu kami akan berkoordinasi dengan semua pihak di daerah untuk menyusun langkah-langkah persiapan.
“Kalimantan Timur ini daerah yang masih banyak peninggalan kearsipan jaman kerajaan, maupun manuskrip-manuskrip kuno, sehingga akan mempunyai nilai plus saat menjadi tuan rumah puncak peringatan hari kearsipan nasional 2024 nanti,” jelas Ivan.
Dengan ditunjuknya Kaltim sebagai tuan rumah, ini adalah satu kebanggaan Kaltim karena dipercaya melaksanakan event nasional. “Bagi kita sebagai warga Kaltim ini adalah kebanggaan tersendiri. Semoga dengan ditunjuknya Kaltim sebagai tuan rumah, nanti pengelolaan-pengelolaan kearsipan di Kaltim yang telah kita kerjakan pelan-pelan tentu akan lebih intensif untuk lebih baik lagi, sehingga menjadi rujukan bagi daerah lain,” harap Ivan.(mun/Adv-Dispusip)
![]()

