SAMARINDA : Perpustakaan sebagai lembaga yang berhubungan secara langsung dengan ketersediaan informasi perlu memperhatikan perkembangan TIK. Dengan adanya ketersediaan TIK di perpustakaan memberikan kesempatan pengembangan perpustakaan lebih luas lagi serta dapat melakukan inovasi di berbagai bidang kegiatannya.
Menyadari hal tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI berkolaborasi melakukan upaya penguatan pengembangan perpustakaan dengan menggelar Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Minggu (14/5-2023) yang berlangsung di Hotel Swiss Bell, Samarinda.
Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari tersebut terhitung pada 14 hingga 18 Mei 2023 dalam rangka sosialisasi dan pematangan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TP-BIS) dibuka langsung oleh Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin.
Tak hanya itu, Bimtek yang digelar turut mengedukasi peserta dengan ilmu TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sebagai upaya peningkatan literasi pada bidang tersebut. Mengingat, kehidupan masyarakat saat ini telah memasuki era digitalisasi.
“TP-BIS dapat memperkuat peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Bimtek ini juga menjadi sarana peningkatan kreativitas masyarakat dalam memangkas kesenjangan akses informasi,” ucap Muhammad Syafranuddin dalam sambutannya.
Dalam pengukuran kinerja perpustakaan salah satu indikator adalah dengan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan perpustakaan. Melalui bimbingan teknis, peserta merupakan pengelola program TP-Bis dari masing-masing DPK kabupaten dan kota yang hadir diharapkan dapat memperluas gerakan TP-BIS serta menciptakan inovasi-inovasi guna menciptakan program keterampilan berbasis literasi bagi masyarakat khususnya Kalimantan Timur.
“Saya juga berharap agar bantuan dan fasilitasi yang telah diterima dari Perpusnas melalui Program TP-BIS, seperti bantuan perangkat TIK, pelatihan dan bantuan lainnya agar dapat dimanfaatkan dan didayagunakan seoptimal mungkin,” harap Muhammad Syafranuddin Kepala DPK Kaltim.(*/Mun/Adv-Dispusip)
![]()

