KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) turut memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVII Tahun 2023 dengan melaksanakan Upacara di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Sabtu (29/4/2023).

Upacara yang mengusung Tema “Otonomi Daerah Maju Indonesia Unggul” ini dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI–AL Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin. Dihadiri oleh Perwakilan Polres, TNI, FKPD, SKPD, instansi vertikal, Camat, para ASN dan para pelajar.

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat otonomi daerah oleh Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat, Poniso Suryo Renggono. Dilanjutkan dengan pembacaan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) oleh Seskab Kutim, Rizali Hadi.

Mendagri dalam sambutannya mengatakan kepada daerah otonom yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya, agar memanfaatkannya guna mendukung program pembangunan dan kesejahteraan rakyat, sehingga bisa meningkatkan angka IPM. Kemudian, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik dan lain-lain. Selanjutnya dalam pemulihan ekonomi secara nasional imbas inflasi pemerintah menekankan untuk mengunakan Produk Dalam Negeri (P3DN).

“Sebagai instrumen mengunakan P3DN diterbitkanlah PP 29 Tahun 2018 Tentang Pemberdayaan Industri yang didalamnya mengatur mengenai kebijakan Tingkat Kompenen Dalam Negeri (TKDN),” jelasnya.

Kemudian, sektor Industri menjadi penggerak perekonomian. Menjadikan Indonesia sebagai negara produsen bukan importir sehingga dapat membuka kesempatan berusaha dan bekerja. Memiliki daya kekuatan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional.

Dia berharap apa yang menjadi tujuan otonomi daerah sebagaimana filosofi pembentukkan dapat terwujud di semua daerah. Hal paling utama untuk mencapai itu adalah sumber daya manusia berkualitas. Terutama ASN yang berintegritas, profesional, kompeten dan dapat bekerja sama secara kolaboratif. (Fj/Adv-Kominfo)

Loading