SAMARINDA – Perpustakaan sebagai sarana fasilitas yang dapat memberikan segudang ilmu dan manfaat bagi pengunjungnya. Apalagi bagi seorang pelajar dan mahasiswa sangat mustahil jika tidak pernah mengunjungi Perpustakaan Provinsi yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur (DPK) yang berada di Jalan Juanda nomor 4 ini.

Apalagi bulan Ramadhan warga masyarakat yang datang ke gedung Perpustakaan Provinsi Kaltim bertambah ramai. Gedung perpustakaan representatif yang cikal bakalnya sudah ada sejak tahun 1963 itu, bahkan semakin meningkat pada Ramadhan 1444 H lalu.

Dewiyanti, staf Resepsionis DKP Kaltim mengatakan, Perpustakaan Provinsi Kaltim banyak dikunjungi mahasiswa, pelajar, hingga anak-anak. Buku yang paling banyak diminati adalah buku ilmu sosial, ilmu terapan, fiksi (kesusastraan), ilmu bahasa, geografi dan agama.

Perpustakaan yang didaulat sebagai Pusat Keunggulan (Center of Excellent) dalam bidang pengelolaan Informasi Kebudayaan untuk Wilayah Kalimantan (Borneo) ini. Mereka nampak tekun membaca buku pilihan masing-masing. Tenggelam pada jendela dunia yang maha luas. Ya, dengan membaca kita bisa menjelajah ke berbagai belahan dunia dan menimba ilmu apa saja yang kita inginkan.

Kepala DKP, Muhammad Syafranuddin, berharap perpustakaan akan kembali membuka layanan di malam hari. “Jika malam hari disini kan sepi, padahal jalan Ir.H. Juanda ini kan terkenal kulinernya. Saya berharap kita akan sulap halaman parkir sebagai tempat yang representatif anak-anak berdiskusi sambil menikmati copy ala cafe sambil membaca buku,” ucap Ivan panggilan akrab Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur ini.

Kita akan berusaha kembali aktifkan seperti dulu sebelum pandemi Covid-19, membuka pelayanan hingga malam hari, penyediaan jasa layanan perpustakaan online dan realtime yang memungkinkan masyarakat untuk melakukan pendaftaran anggota perpustakaan tanpa harus ke perpustakaan, penelusuran koleksi secara online, pemesanan buku secara online, pengecekan data peminjaman buku hingga perpanjangan masa peminjaman buku hanyalah beberapa peningkatan pelayanan terhadap masyarakat oleh Perpustakaan Provinsi Kaltim yang juga bisa disebut keunggulan Perpustakaan Provinsi Kaltim dibanding perpustakaan lainnya.

Hal lainnya yang patut diacungi jempol adalah Perpustakaan Provinsi Kaltim sangat fokus dan akomodatif dalam melestarikan dan mendayagunakan konten lokal di daerah ini. Tercatat perpustakaan ini telah memiliki sekitar 15.000 judul konten lokal dan 500 judul di antaranya dalam format digital (e-book).

Demikian pula Pusling atau Layanan Perpustakaan Keliling dengan armada mobil sebanyak 4 unit, masing-masing dilengkapi koleksi buku sebanyak 3.000 judul, televisi, genset dan laptop siap melayani hingga ke pelosok-pelosok pada 23 titik/lokasi layanan yang tersebar di Balikpapan, Samarinda dan Kutai Kartanegara.(*/Mun/Adv-Dispusip)

Loading