JEMBER – Pemerintab Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menggelar Ancak Agung sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).

Pemkab Sendiri menargetkan menghadirkan lebih dari seribu ancak dan akan memecahkan rekor MURI.

Kabag Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, mengatakan acara ini tidak hanya seremonial, tetapi juga menjadi upaya pemerintah daerah melestarikan tradisi dan memperkuat ukhuwah masyarakat.

“Selain itu juga mengangkat marwah Jember. Untuk ancak, jumlahnya ada peningkatan tahun kemarin sekitar 450 ancak dan tahun ini lebih dari seribu ancak,” ujarnya.

Tahun ini, Pemkab Jember juga menargetkan dua pemecahan rekor MURI. Yakni rekor ancak terbanyak dengan target 1.000 ancak, serta ancak tertinggi yang dibuat menggunakan suwar-suwir, makanan khas Jember.

Pemilihan suwar-suwir tersebut bukan tanpa alasan. Pemkab ingin menjadikan momentum Festival Ancak Agung sebagai sarana memperkuat promosi produk lokal sekaligus memperkenalkan suwar-suwir kepada masyarakat yang lebih luas.

“Langkah pemecahan rekor MURI dengan bahan dasar suwar-suwir ini sengaja diusung sebagai upaya Pemkab Jember untuk mempromosikan, memperkenalkan, serta mengurus hak paten bahwa suwar-suwir merupakan makanan khas milik Kabupaten Jember,” pungkas Hafid.

Loading