JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri tahun 2026 di The Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan komitmen penuh Korps Bhayangkara untuk mengawal seluruh program prioritas Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Rapim ini merupakan tindak lanjut langsung dari direktif Presiden saat Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan sehari sebelumnya. Fokus utama Polri tahun ini adalah memastikan rencana kerja pemerintah (RKP) 2026 berjalan tanpa hambatan, khususnya di sektor-sektor strategis.

“Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah, khususnya terkait swasembada pangan, energi, serta hilirisasi,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya.

Stabilitas Kamtibmas Sebagai Kunci Ekonomi Kapolri menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Ia menekankan pentingnya sinergisitas dan kolaborasi lintas sektoral untuk menjamin stabilitas tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi kunci agar Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” ujarnya.

Aksi nyata ketahanan pangan hingga Sampah Jadi Energi Secara spesifik, Polri akan melanjutkan beberapa program teknis yang berdampak langsung pada masyarakat.

Pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) difokus pada wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Selain itu program Ketahanan Pangan menjadi target penuntasan penanaman jagung di seluruh lahan yang tersedia pada akhir tahun 2026.

Program Hilirisasi Energi, akan dibahas mengenai konversi sampah menjadi sumber energi alternatif.

Selain mendukung pembangunan fisik, Jenderal Sigit menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan guna mencegah kebocoran anggaran negara. Polri berkomitmen mengoptimalkan pemasukan negara agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika situasi global.

“Kami mendiskusikan langkah-langkah strategis agar kebijakan ini ditindaklanjuti oleh para Kasatker (Kepala Satuan Kerja) dan Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) di seluruh jajaran di seluruh Indonesia,” pungkas Kapolri.(rls/mn))

Loading