KUTAI TIMUR – Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur terus mengoptimalkan potensi pertanian sebagai sektor unggulan dengan mengalokasikan anggaran dana desa untuk mendukung petani lokal.
Kepala Desa Martadinata, Sutrisno, mengatakan bahwa desanya memiliki potensi pertanian yang sangat besar karena diapit oleh Kota Bontang yang tidak memiliki kawasan pertanian. “Kalau kita berbicara potensi sangat besar di bidang pertanian. Karena di Kota Bontang tidak ada pertanian, berbeda dengan kita di Kutai Timur kawasan pertaniannya luar biasa luas,” ujar Sutrisno saat ditemui awak media di Kantor Desa Martadinata, Kamis (20/11/2025) sore.
Untuk mengembangkan sektor ini, pihak desa menganggarkan sekitar Rp200 juta melalui dana desa tahun ini, khusus untuk ketahanan pangan yang mencapai 20 persen dari total anggaran. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan bibit dan pupuk bagi petani.
“Bibitnya ada tomat, cabe, kangkung, bayam, cabe keriting dan cabe rawit. Tapi itu menyesuaikan kebutuhan petani karena tidak semua petani bisa menanam semua jenis tanaman,” jelasnya.
Desa Martadinata memiliki 24 kelompok tani dengan berbagai spesialisasi, mulai dari tanaman hortikultura hingga tanaman jangka panjang seperti kelapa sawit. Dalam penyaluran bantuan, pihak desa berkolaborasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami selalu berkoordinasi dengan PPL karena mereka lebih paham mana petani yang aktif menanam cabai atau tomat, sehingga bantuannya tepat sasaran dan hasilnya maksimal,” tambah Sutrisno.
Kolaborasi ini telah berjalan selama tiga tahun dan menunjukkan hasil positif. Bahkan, beberapa petani yang dibina oleh perusahaan seperti Pertamina berhasil meraih medali emas di tingkat nasional untuk produk UMKM berbasis pertanian.
Ke depan, Desa Martadinata menargetkan untuk dikenal sebagai sentra hortikultura dan berencana mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata melalui konsep agrowisata yang sedang dikembangkan bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). (Adv-Kominfo/Q)
![]()

